Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Tinggal di Desa Jadi Tempat Paling Sehat di Dunia?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Selasa, 12 Juni 2018 |20:40 WIB
Benarkah Tinggal di Desa Jadi Tempat Paling Sehat di Dunia?
Ilustrasi (Foto: Getty Image)
A
A
A

KITA cenderung berpikir bahwa hidup di kota lebih tidak sehat dibandingkan di desa. Apakah benar demikian? Dari puncak gunung hingga ke lautan, BBC Future berusaha mencari tahu.

Kebanyakan dari kita pasti mengira bahwa pindah dari kota ke desa akan membuat hidup lebih bahagia, dan bahkan lebih sehat. Namun, hasil penelitian tidak sepenuhnya sejalan dengan pemikiran tersebut.

"Yang berusaha kami lakukan adalah mendapatkan bukti apakah kondisi lingkungan memengaruhi kesehatan dan kebahagiaan seseorang," kata Mathew White, seorang psikolog lingkungan dari Universitas Exeter.

(Baca Juga:Gaya Tampilan Istri Kim Jong-Un yang Sederhana Tapi Super Elegan)

White dan peneliti lainnya menemukan bahwa ternyata banyak faktor penentu lingkungan mempengaruhi kondisi seseorang. Di antaranya adalah latar belakang kehidupan orang tersebut, kualitas dan lamanya paparan, serta apa saja aktivitas yang dilakukan.

Secara umum, ruang terbuka hijau menguntungkan bagi kita. Tinggal di dekat taman yang dipenuhi pepohonan akan membuat kita hidup dengan polusi udara minim.

Lama waktu berada di alam juga berkaitan dengan tingkat stres. Ketika kita jalan-jalan di alam terbuka, maka tekanan darah kita akan cenderung menurun. Tubuh juga akan memproduksi sel-sel pembunuh yang bertugas membunuh berbagai penyakit seperti kanker dan virus.

Para peneliti masih mencari tahu alasannya. Ada sejumlah hipotesa. "Dari sudut pandang evolusi, kita melihat alam sebagai kunci utama bertahan hidup. Alam adalah tempat kita tinggal, jadi kita senang berada di alam."

Namun, ini tidak berarti seluruh warga kota sebaiknya pindah ke desa. Warga kota memang cenderung lebih mudah terpapar asma, alergi dan depresi. Meskipun begitu, orang kota cenderung tidak mengalami obesitas dan berisiko lebih rendah untuk melakukan bunuh diri dan mati ditabrak karena kecelakaan.

Orang kota juga cenderung lebih bahagia di masa tua dan hidup lebih lama. Meskipun kita kerap mengaitkan kota dengan polusi, kriminalitas dan stres, tetapi desa juga punya masalahnya sendiri. Sebut saja penyakit-penyakit yang dibawa oleh serangga.

Tidak hanya itu, desa juga sering menerima imbas dari berbagai hal yang dilakukan kota. Di India, sebanyak 1,1 juta orang tewas karena polusi udara pada tahun 2015. Dan 75% korbannya adalah orang yang tinggal di desa. Pasalnya, udara terbawa mengalir ke desa.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement