Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menahan Pipis saat Perjalanan Mudik Bisa Akibatkan Penyakit Saluran Kemih, Ini Solusinya

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Jum'at, 08 Juni 2018 |19:45 WIB
Menahan Pipis saat Perjalanan Mudik Bisa Akibatkan Penyakit Saluran Kemih, Ini Solusinya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Selain kencing batu atau sakit saat buang air kecil, menahan pipis terlalu lama juga dapat mengakibatkan batu ginjal. Penting untuk dicatat bahwa air kencing mengandung mineral seperti uric acid dan kalsium oksalat. Jika terlalu lama menggumpal, maka dikhawatirkan akan memicu terjadinya batu ginjal.

 (Baca Juga: Kasus Semakin Tinggi, Begini Upaya KPPPA dalam Menekan Angka HIV/AIDS pada Anak)

Tentu lebih baik mencegah daripada mengobati. Anda juga bisa mencegah kebelet pipis di perjalanan dengan berbagai cara. Solusi paling praktis adalah membawa pispot. Cara tersebut ampuh untuk laki-laki karena bisa pipis di mana saja dengan cepat.

Cara lainnya adalah dengan mengurangi minuman yang bersifat mengeluarkan cairan seperti teh, kopi, susu, dan es kelapa saat di perjalanan. Bagi wanita tentu sulit untuk buang air kecil di sembarang tempat. Maka, disarankan agar Anda sering-sering berhenti di tempat peristirahatan atau pom bensin yang tersebar di jalur mudik. Sedikit lama tidak masalah yang penting tidak membawa penyakit saat pulang ke kampung halaman.

Melansir dari Times of India, solusi lainnya bisa dengan memperbaiki posisi duduk Anda. Jangan terlalu menekan bagian bawah tubuh, terutama dari perut ke bawah, karena akan meningkatkan tekanan pada kandung kemih. Pikiran juga dapat membantu Anda menghindari kebelet pipis. Jika mulai terasa sedikit, coba alihkan pikiran dengan memikirkan yang lain atau tidur.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement