“Ya, kami rutin mengurasnya, dan itu cukup mudah, tinggal buka bendungannya, lalu kita bersihkan dasar kolamnya,” tutur dia. Sementara itu, jika musim liburan tiba, seperti Lebaran dan tahun baru, pengunjung yang datang mencapai ribuan orang.
“Bahkan, parkir kendaraan sampai ke jalan-jalan. Yang mau berenang juga harus antre karena kolam penuh,” ucapnya. Sementara itu, Bocih, 45, warga sekitar yang menyewakan pelampung dari ban dalam bekas menuturkan, Mata Air Sodong ini tidak pernah kering meskipun di tengah musim kemarau seperti sekarang ini.
“Di saat daerah lain sudah mulai kehilangan air bersih, Mata Air Sodong malah bertambah besar debit airnya. Kolam pemandiannya dibatasi dengan jembatan,” katanya.
(Abu Sahma Pane)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.