Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Patahkan 7 Mitos Skizofrenia yang Sering Dipercaya Orang Awam

Dewi Kania , Jurnalis-Kamis, 24 Mei 2018 |15:25 WIB
Patahkan 7 Mitos Skizofrenia yang Sering Dipercaya Orang Awam
(Foto: Thehealthsite)
A
A
A

Mitos 5: Penderita skizofrenia tidak dapat bekerja dan malas

 

Fakta: Meskipun penyakit yang diidapnya membuat mereka sengsara, tetapi mereka tetap layak hidup dengan beraktivitas dan bekerja. Mereka mampu bekerja menghidupi keluarganya.

Hanya saja banyak stigma dari masyarakat di lingkungan sekitarnya. Hentikan perbuatan stigma yang membuat hidupnya tidak nyaman dan semakin tertekan karena banyak faktor.

Mitos 6: Obat-obatan untuk skizofrenia berhenti seiring waktu

Fakta: Ini mungkin salah satu kesalahpahaman paling menggagalkan pasien yang ingin sembuh dari skizofrenia. Mereka bisa sembuh dan kenali mentalnya dengan mengonsumsi obat.

Namun, ini juga disesuaikan dengan gaya hidupnya. Itu terkait dengan perubahan kimia tubuh, diet, usia, dan banyak faktor lainnya.

MIitos 7: Skizofrenia tidak dapat diobati

Fakta: Skizofrenia dapat disembuhkan, tetapi dengan pengobatan yang tepat dan modifikasi gaya hidup sehat untuk pasiennya. Jangan dengar kata orang bahwa penyakit ini sulit disembuhkan.

Patuhi saja apa yang dokter ucapkan saat Anda konsultasi. Pasien skizofrenia bisa bangkit dan hidup normal seperti orang lain dengan cara menyenangkan.

(Ahmad Luthfi)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement