Penggunaan internet kini tidak lagi terbatas oleh pengguna dewasa dengan kebutuhan terkait dengan pekerjaan. Internet kini telah kian dipenuhi oleh konten hiburan, yang juga ditujukan untuk anak-anak.
Sayangnya, kian populernya internet di kalangan masyarakat, juga anak-anak, tidak dibarengi oleh keamanan terkait internet itu sendiri. Berbagai pihak tidak bertanggung jawab turut memanfaatkan menghadirkan konten berbahaya, baik berisi hal tidak pantas atau malware. Mengingat anak-anak masih memiliki pemahamanan minim terkait keamanan di intenet, berikut hal yang perlu Anda perhatikan untuk melindungi mereka dari paparan kejahatan dan bahaya yang terdapat di internet.
Terlibat
Pertimbangkan kegiatan yang dapat Anda kerjakan bersama-sama, baik itu bermain game, meneliti topik yang telah Anda bicarakan, atau menyusun scrapbook digital. Ini akan memungkinkan Anda mengawasi aktivitas online anak Anda sambil mengajarinya kebiasaan komputer yang tepat.
Pastikan penggunaan gadget di area terbuka
"Jika anak dan gadget berada di daerah dengan lalu lintas tinggi, Anda akan dapat dengan mudah memantau aktivitas komputer, dan mengintervensi jika Anda melihat perilaku yang dapat menimbulkan konsekuensi negatif,” ungkap David Maciejak, Direktur Riset Keamanan, Fortinet
Peringatan tentang bahaya
Pastikan anak Anda mengetahui batas-batas apa yang boleh dia lakukan di komputer. Batas-batas ini harus sesuai dengan usia, pengetahuan, dan kedewasaan anak.
Kontrol Orangtua
Ada fitur di Google Android, iOS, dan Windows 10 yang memungkinkan orangtua menentukan aplikasi mana yang dapat diakses oleh anak-anak mereka di tablet dan perangkat seluler. Fitur-fitur ini akan memblokir akses ke semua aplikasi yang tidak sah.
Pemfilteran Web
Browser internet modern memiliki pengaturan keamanan web bawaan yang memungkinkan orang tua mengatur tingkat keamanan, dan memblokir akses ke situs yang berpotensi tidak aman. Orang tua juga dapat secara manual memasukkan aman (dikenal sebagai "daftar putih") dan tidak aman (dikenal sebagai "daftar hitam") situs di area pengaturan. Google memiliki filter web SafeSearch sendiri yang dapat diaktifkan untuk Google Search. Info lebih lanjut:
Sementara sejak Januari 2018 Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), telah menerima laporan konten pornografi, penipuan daring dan pelanggaran hak cipta mencapai 112 laporan dari total 8.575 laporan. Angka laporan pornografi terbanyak ketiga yang dilaporkan pengguna internet di Indonesia.
Demi menunjukkan keseriusan memberantas konten daftar hitam salah satunya konten pornografi, Dirjen APTIKA Semuel Abrijani Pangerapan memastikan merangkul pihak ketiga yakni Bigo Live.
"Itu algoritme, jadi kalau ada orang bukan baju nanti langsung kelihatan. Dia (mencari) image makanya mereka punya algoritme yang bagus untuk penanggulangan ini," terang Semmy
Algoritme yang dimaksud Semmy diklaim mampu bekerja dengan sangat cepat dan canggih untuk menemukan konten pornografi berupa gambar dan video.
Sedangkan algoritme Bigo direncanakan bertugas menyisir gambar tak senonoh di internet. Ia meyakini nantinya per hari akan ada miliaran konten porno yang diungguk ke internet sehingga timnya memerlukan AI yang baik untuk menangani kendala tersebut.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.