Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

8 Masalah Kehamilan yang Sering Menyerang, Apa Saja?

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Senin, 14 Mei 2018 |11:32 WIB
8 Masalah Kehamilan yang Sering Menyerang, Apa Saja?
Ilustrasi Ibu Hamil. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BAGI wanita yang baru memasuki kehamilan pertama, mungkin akan berhadapan dengan berbagai gejala seperti mual, sakit punggung dan sembelit selama sembilan bulan. Meskipun, tidak semua orang akan mengalami penyakit tersebut, namun ada beberapa gejalan yang awamnya terjadi pada ibu hamil.

Melansir thehealthsite, ada beberapa gejala kehamilan yang biasa menghampiri para calon ibu, yang selama sembilan bulan menanti si buah hati. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara untuk mengobati masalah-masalah kehamilan yang sering terjadi.

Morning sickness

Tidak dapat dipungkiri bahwa mual atau morning sickness dapat menghantui Anda sepanjang hari dan kadang-kadang di malam hari juga. Jadi bersiaplah untuk rajin-rajin ke kamar kecil selama tiga bulan awal kehamilan.

Morning sickness terjadi karena hormon Anda menciptakan kekacauan. Kehamilan juga meningkatkan kepekaan di area otak yang memicu mual.

Baca Juga: Banyak Godaan, Hindari 5 Tempat Ini agar Puasa Tak Cepat Batal

 

(Foto: Reuters)

Cara mengatasinya:

Tetap di tempat tidur Anda selama beberapa menit setelah Anda bangun.

Jangan minum cairan, seperti air atau jus ketika Anda bangun, mulailah dengan menyantap roti atau biskuit sebagai gantinya.

Setelah itu, perbanyak minum agar Anda terhidrasi sepanjang hari dan hindari makan berlebihan. Setiap wanita hamil yang menderita morning sickness tidak menyukai bau tertentu, seperti bawang, bawang putih atau wewangian lainnya, jadi sebisa mungkin jauhkan barang-barang itu dari Anda.

Meski demikian, jika memang morning sickness ini telah menyiksa Anda, maka mintalah obat dari dokter Anda.

Baca Juga: Anak Anda Kejang karena Demam, Ini 5 Cara Mengatasinya

(Foto: Shutterstock)

Sakit punggung

Ketika usia kehamilan sudah mulai membesar, maka gangguan umum ini akan terjadi, seiring perut Anda yang membuncit dan menekan Anda. Jika Anda berlatih duduk dan berjalan dalam posisi yang tidak benar, maka itu hanya menambah lebih banyak tekanan ke punggung Anda.

Ingat, sakit punggung di bulan akhir kehamilan bisa menjadi tanda bahwa persalinan Anda bisa berakhir prematur.

Cara mengatasinya:

Perbaiki postur Anda. Jaga tulang punggung Anda tetap tegak setiap kali duduk, berdiri atau berjalan. Sayangi punggung Anda, karena selama kehamilan Anda membutuhkan punggung yang kuat juga.

Lakukan beberapa latihan ringan untuk memperkuat punggung Anda, tapi konsultasikan dulu dengan dokter atau pelatih kebugaran antenatal untuk mengetahui olahraga yang cocok.

Selain itu, saat tidur Anda bisa menyelipkan bantal di antara kaki Anda dengan punggung, untuk memberikan dukungan bagi punggung Anda. Hindari memakai sepatu hak tinggi, dan tukar dengan flat shoes.

(Foto: Shutterstock)

Konstipasi atau sembelit

Selama Anda hamil, gerakan usus akan melambat, karena peningkatan level progesterone di dalam tubuh. Suplemen zat besi yang Anda konsumsi selama kehamilan dapat menyebabkan sembelit. Kelelahan, mual, sakit punggung, dan sembelit akan menjadi hal yang paling Anda tidak mau hadapi.

Cara mengatasinya:

Penuhi asupan serat Anda, dan jika perlu tanyakan dokter Anda untuk obat-obatan. Jangan lupa, minum delapan gelas sehari dan konsumsi cairan lain juga.

Sayuran dan buah-buahan mentah sangat dianjurkan untuk memenuhi serat. Selain itu, latihan ringan juga dapat membantu pencernaan dan memperkecil gejala sembelit.

(Foto: Shutterstock)

Mulas dan sulit mencerna

Penyakit pra-kehamilan ini bisa ditangani dengan meminum pil. Selama kehamilan, perut Anda akan semakin membesar dan mendorong lambung Anda ke atas, dan ini akan menyebabkan mulas. Selain itu, perut kosong terlalu lama dapat meningkatkan kadar asam dan menyebabkan sakit maag, gangguan pencernaan dan memperlambat gerakan usus juga.

Cara mengatasinya:

Sediakan banyak makanan kecil, jangan sampai Anda merasa lapar. Hindari makanan pedas atau goreng yang dapat memperburuk asam lambung. Jangan berbaring setidaknya setengah jam setelah makan.

Ketika Anda mengalami gejalan ini, es krim vanila bisa digunakan sebagai antasid.

(Foto: Shutterstock)

Wasir

Wasir cukup umum selama kehamilan dan disebabkan karena peningkatan aliran darah di daerah panggul. Rahim Anda yang membesar memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah, menghambat aliran darah vena yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut.

Meskipun wasir tidak berbahaya, mereka bisa sangat menyakitkan dan dapat memburuk regangan saat persalinan. Meskipun, darah dalam tinja Anda tidak selalu berarti Anda terkena wasir.

Cara mengatasinya:

Minum banyak air dan konsumsi makanan kaya serat. Oleskan kompres es atau gel anestetik untuk mengurangi rasa sakit. Tapi jangan lupa, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui jenis dan kadar yang digunakan.

(Foto: Shutterstock)

Pembengkakan atau edema

Kaki dan tangan Anda mungkin akan membengkak selama trimester terakhir, karena kelebihan retensi air yang dipicu oleh hormon.

Cara mengatasinya:

Hindari tidur telentang selama kehamilan, jangan berdiri atau duduk terlalu lama di posisi yang sama. Beristirahatlah untuk menjaga cairan dalam sistem Anda bergerak, dan tidak menggelembung di beberapa tempat.

(Foto: Shutterstock)

Kram kehamilan

Tonjolan rahim dapat menekan otot bawah perut dan menyebabkan kram. Kram bukan penyakit kehamilan yang sering terjadi, tetapi itu mempengaruhi banyak wanita selama tahap akhir kehamilan.

Kram memang tidak menyakitkan, tetapi terkadang kram juga dapat mengindikasikan persalinan prematur atau keguguran.

Cara mengatasinya:

Tidak banyak yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal ini. Cobalah beristirahat sejenak, dan lihat apakah Anda merasa lebih baik dan buat janji dengan dokter Anda.

(Foto: Shutterstock)

Kelelahan

Ini adalah masalah yang akan mengikuti Anda sepanjang kehamilan selama trimester pertama dan ketiga, kelelahan bisa terjadi sepanjang kehamilan. Kelelahan adalah cara tubuh Anda sendiri untuk menangani kehamilan, karena harus Anda berhadapan dengan berat badan ekstra, kebutuhan akan lebih banyak nutrisi dan memberi ruang bagi bayi.

Kelelahan normal untuk tubuh Anda, yang membunyikan alarm waspada dan meminta istirahat, karena Anda mungkin bekerja terlalu keras.

Cara Mengatasinya:

Istirahat, Istirahat, Istirahat. Tidak ada pengganti untuk melawan kelelahan. Pola makan yang seimbang dapat mendorong lebih banyak energi untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan bayi yang sedang tumbuh, terutama bagi ibu yang bekerja.

Tidur nyenyak sangat wajib dilakukkan, tidur selama delapan jam. Hindari perjalanan jarak jauh yang membuat Anda lelah.

(Foto: Shutterstock)

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement