Advertisement
Advertisement

Balas Dendam saat Berbuka Puasa, Waspadai Serangan Ini!

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Sabtu, 12 Mei 2018 |15:31 WIB
Balas Dendam saat Berbuka Puasa, Waspadai Serangan Ini!
Makan Rakus (Foto: Corbis)
A
A
A

BERPUASA merupakan kewajiban seluruh umat muslim di seluruh dunia. Setiap orang akan memulai mengubah kebiasaan makannya demi menjalani ibadah. Tentunya, perubahan pola makan akan menjadi salah satu tantangan terberat bagi masyarakat yang menjalankan puasa.

Berbicara soal pola makan, tak sedikit masyarakat yang sengaja mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak ketika sahur. Hal tersebut bertujuan supaya perut bisa kenyang lebih lama. Namun, ternyata cara ini sangat salah dan malah akan menimbulkan penyakit bagi orang yang melakukannya.

 Baca juga: Ternyata Daun Salam Berguna untuk Kesehatan, Salah Satunya Jantung

Bukan hanya sahur, sebagian besar masyarakat banyak juga kalap saat mendengar kumandang azan mahgrib. Mereka tak segan melahap jenis makanan apapun termasuk makanan berat yang ada di hadapan mereka seperti nasi, gorengan maupun takjil.

Tentunya kebiasaan ini harus dihindari, karena sebenarnya perilaku semacam ini sangat tidak baik untuk kesehatan. Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr. Jovita Amelia, M.Sc,SP.GK menilai sistem berbuka puasa dengan cara balas dendam dapat menyebabkan gangguan pencernaan, mual maupun begah.

 

Menurutnya, berbuka puasa yang baik dan benar harus diawali dengan minum air putih yang cukup. Sebaiknya juga hindari makanan yang terlalu manis secara berlebihan, pasalnya perut khususnya lambung tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama satu hari penuh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement