Namun, ketika video kembali diunggah dan disebarkan oleh akun @exploreindonesia pada dua hari lalu, suara warganet yang ada dalam kolom komentar jauh lebih beragam. Pada keterangan video yang ditulis Rachel, berbunyi gajah yang terlibat dalam pengambilan gambar adalah gajah Sumatera yang diselamatkan dari penebangan liar.
Setelah membaca kalimat dan menyaksikan video singkat tersebut, warganet pun langsung ramai memprotes aksi para model yang ada dalam video bersama gajah. Sebagian mereka menuliskan, gajah bukanlah hewan untuk ditunggangi, gajah juga bukan hewan untuk menyenangi manusia, dan yang paling mengena adalah video yang mungkin dibuat untuk mengampanyekan melindungi gajah itu, justru lebih nampak seperti iklan pakaian dalam perempuan.
Seperti akun @dewiyusuf_odyng yang menulis, "Min, coba evaluasi kembali konten video ini, mau kampanye save gajah atau pakaian dalam wanita? Lihat yang komen sebagian besar poinnya apa coba? Tersampaikan dengan baik nggak pesan yang diinginkan?"
Tidak hanya itu saja, beberapa netizen yang merupakan laki-laki bahkan lebih tertarik mengomentari keseksian para model dan jadi salah fokus, karena lekukan tubuh model-model yang ada dalam video begitu jelas dan sensual, dengan balutan bikini di tengah hutan.