PEREMPUAN dan laki-laki memiliki fisik yang berbeda, dan itu akan membuat perbedaan dalam segala aktivitas mereka. Perempuan akan cenderung lebih cepat lelah ketimbang laki-laki, dan salah satu cara untuk me-recharge energinya adalah dengan tidur cukup.
Penelitian yang dilakukan oleh Sleep Research Center di Loughborough University, Inggris, menyebutkan bahwa kuantitas tidur perempuan harus lebih lama dari laki-laki. Penelitian tersebut mengungkap, aktivitas perempuan lebih padat dan menguras tenaga daripada laki-laki.
Dilansir Timesofindia, Jumat (27/4/2018), menurut National Sleep Foundation, Women and Sleep Poll, rata-rata perempuan berusia antara 30-60 tidur selama 6 jam 45 menit selama hari kerja. Padahal, seharusnya perempuan mendapatkan waktu tidur lebih daripada itu.
Baca Juga: Kisah Cinta Mendatangkan Hidayah, Alasan Wanita Ini Jadi Mualaf Bikin Baper

Pada dasarnya, saat tidur malam baik laki-laki maupun perempuan sama-sama butuh waktu tidur sekira 8 jam. Sayangnya, dengan kesibukan dan kemacetan di kota besar ini, rasanya akan sulit untuk mendapatkan kuantitas tidur sebanyak itu.
Para ahli pun mengatakan, perempuan ternyata butuh waktu tidur lebih panjang sekira 20 menit dibanding laki-laki. Meski sedikit, tambahan waktu itu akan memberikan efek yang sangat menguntungkan bagi kaum hawa.
Perempuan cenderung melakukan banyak tugas, sehingga aktivitas otaknya lebih tinggi. Karena itu, bagi Anda kaum perempuan disarankan untuk mendapatkan waktu istirahat cukup. Aktivitas tubuh sendiri akan membuat Anda merasa lelah dan letih, apalagi kalau sedang PMS dan badmood, tentunya akan lebih menguras banyak energi.
Baca Juga: Inilah 5 Wajah Pria Paling Tampan di Dunia yang Pesonanya Tak Pernah Luntur
Ditambah lagi, perempuan harus menyelesaikan pekerjaan rumah tangga sehari-hari, yang seakan tidak ada habisnya. Akibatnya, di samping kelelahan fisik, perempuan juga lebih mudah terserang stres. Hal inilah yang membuat aktivitas otaknya lebih berat dibandingkan laki-laki.
Padahal, dampak negatifnya kalau tidak cukup istirahat, bisa membuat perempuan cepat gemuk. Dalam banyak kasus, perempuan yang kurang tidur juga lebih rentan cemas karena melepaskan hormon kortisol.
Sebab, kondisi fisik perempuan selalu mengalami perubahan hormon. Apalagi di saat menstruasi, kondisi fisiknya lebih lelah dan harus butuh istirahat. Begitu juga saat hamil dan usia menopause, banyak perubahan hormon yang dialami perempuan, sehingga harus lebih banyak istirahat.
Kondisi ini sangat berbeda dengan laki-laki yang hampir jarang sekali melakukan kegiatan multitasking. Pada laki-laki, kinerja otaknya cenderung lebih fokus pada satu hal. Laki-laki tidak butuh banyak energi, sebaliknya mereka cenderung lebih mudah tidur dalam kondisi lelah.
Baca Juga: Putra Bungsu Pangeran William dan Sejarah "Kutukan" Anak Ketiga di Kerajaan Inggris
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.