Maka dari itu, ada beberapa alternatif lain yang bisa Anda coba, antara lain:
1. Memilih pembalut yang aman
Pembalut organik merupakan pembalut yang menggunakan 100 persen kapas organik. Menggunakan bahan-bahan organik kemungkinan bisa mencegah alergi, dibandingkan dengan bahan-bahan pembalut yang mengandung kimia.
Gunakan juga pembalut yang menggunakan bantalan mengandung bahan hypoallergenic. Hal ini bisa mencegah rasa gatal dan ruam merah tanda alergi pembalut. Pembalut-pembalut sehat jenis ini biasanya sedikit lebih mahal dibandingkan dengan pembalut biasa tapi mereka akan membantu menangani kulit Anda yang sensitif terhadap pembalut.
2. Jaga kebersihan
Terkadang kulit alergi hanya karena kebersihanya tidak terjaga dengan baik. Selain mengganti pembalut secara teratur, Anda juga harus membersihkan kulit sekitar vagina sesering mungkin. Berapa bantalan pembalut atau perekatnya mungkin tertinggal di sekitar vagina dan menyebabkan iritasi.
(Baca Juga: Celana Dalam Anti-Pembalut ala Mahasiswa IPB, seperti Apa Ya?)
3. Pakai menstrual cup
Berbeda dengan pembalut, menstrual cup yang berbentuk seperti corong minyak ini tidak mengandung bahan pemutih seperti yang terdapat pada kandungan bahan pembalut. Lalu, alat yang juga sering disebut sebagai cangkir menstruasi ini bebas pewangi buatan dari bahan kimia. Area organ intim wanita yang sering terpapar bahan-bahan kimia memang akan lebih rentan gatal atau bahkan iritasi pada permukaan vagina.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.