BACA JUGA;
Alfian menjelaskan, pada tahun 2013 lalu, panitia Imlek dan CGM Singkawang pernah memecahkan MURI karena bisa menghadirkan 777 peserta pawai tatung untuk memeriahkan perayaan tersebut. Maka, untuk kembali mengukir prestasi, panitia kali ini tidak akan membatasi jumlah peserta pawai tatung yang ingin berpartisipasi.
“Tahun ini kita punya target untuk melewati rekor tersebut. Makanya kita tidak membatasi jumlah peserta pawai tatung,” ujar Alfian.
Ia melanjutkan, pendaftaran peserta perayaan Imlek dan CGM Singkawang 2018 sudah dibuka sejak 15 Januari. Hingga sampai saat ini, peserta terdaftar mencapai 234 orang. "Jumlah ini akan terus bertambah. Peserta pawai tatung akan dibagi dua, yakni dengan tandu dan tanpa tandu," tuturnya.
Tidak hanya pawai tatung, panitia juga menyiapkan miniatur kelenteng dan menyuguhkan atraksi kesenian lainnya. Seperti barongsai, liong kilin, kuda lumping dan kebudayaan lainnya.