KOTA Cape Town di Afrika Selatan memiliki komunitas Muslim yang kuat dan mengakar di negara itu. Mereka berasal dari Indonesia, Malaysia, India dan sudah tinggal di Cape Town sejak abad ke-17. Wajar bila makanan khas Cape Town pun banyak terpengaruh budaya Melayu dan pastinya halal dikonsumsi.
Salah satu makanan khas kota Cape Town adalah masakan Melayu Cape yang merupakan makanan sehari-hari komunitas muslim Cape Town. Muslim Cape Town dulunya budak dan tahanan politik dari Indonesia, Malaysia dan India yang dibawa ke Cape Town oleh Belanda.
Masakan Melayu Cape merupakan campuran masakan Indonesia, Malaysia dengan masakan Afrika. Makanannya banyak menggunakan bumbu rempah-rempah seperti jahe, adas, adas bintang, asam dan kunyit. Masakan Melayu Cape biasanya dimasak rebus, panggang atau dibuat kari. Hanya saja karinya lebih ringan dari rasa kari India. Berikut beberapa masakan Melayu Cape :
1. Samosa
Pangsit berbentuk segitiga yang berisi daging ayam dan kentang. Biasa disajikan sebagai makanan pembuka.