Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamur Truffle Hitam Langka Tumbuh di Rooftop Hotel Mewah, Ajaib!

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 29 Desember 2017 |19:30 WIB
Jamur Truffle Hitam Langka Tumbuh di <i>Rooftop</i> Hotel Mewah, Ajaib!
Jamur truffle hitam langka (Foto: Thepeninsulaqatar)
A
A
A

KEJADIAN tidak terduga yang bisa membuat kita terperangah, memang bisa terjadi di mana saja, kapan saja, serta dalam bentuk apapun.

Misalnya kejadian unik nan ajaib yang baru saja terjadi di Paris baru-baru ini. Bagaimana tidak unik dan ajaib? Pasalnya, seperti dilapor Thedailymeal, Jumat (29/12/2017) sebuah truffle hitam langka disebutkan telah ditemukan tumbuh di puncak gedung hotel, tepatnya Mercure Paris Hotel yang berlokasi tidak jauh dari menara Eiffel, Paris.

Kota Paris yang diketahui selama beberapa waktu sedang berupaya keras untuk meningkatkan pertanian di perkotaan atau lebih familiar dengan sebutan urban farming, mungkin menjadi bertambah semangat dengan adanya kabar temuan truffle hitam langka yang tumbuh dengan liar dan bebas di atap sebuah bangunan hotel tersebut.

Dengan adanya temuan truffle langka yang tumbuh di tengah kota ini, jelas membuat gardeners dan ahli jamur di Paris sontak menjadi terkejut. Sebab, truffle diketahui biasanya tumbuh di area daerah selatan, jauh dari area kota Paris. Akan tetapi, menurut BBC, nyatanya truffle hitam musim dingin dengan berat sedikit kurang dari satu ons baru-baru ini telah ditemukan tumbuh di dasar pohon hornbeam di taman atap di Paris.

Belum lagi menurut laporan dari BBC, sebelumnya belum pernah ada siapapun yang berhasil menemukan truffle liar tumbuh di Paris. Seperti yang dituturkan oleh jamur Marc-Andre Selosse, selaku seorang pakar jamur mengatakan bahwa temuan ini adalah hal yang luar biasa, dan jika satu truffle tumbuh di atap di sebuah bangunan di Paris, maka bisa kemungkinan ada truffle lebih banyak lagi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement