"Sebelum anak ikut les, orangtua lihat dulu kemampuannya. Kalau tidak jadi bakatnya jangan paksa untuk les, yang ada mereka malas," imbuhnya.
Kebiasaan ini, dikatakan Tara, umumnya dialami oleh anak-anak yang punya kedua orangtua sibuk bekerja. Akhirnya, agar anak merasa punya banyak kegiatan, orangtua menyuruh anaknya les tanpa dipantau bakatnya.
BACA JUGA:
Untuk orangtua yang sibuk bekerja, seharusnya tetap mendukung kemampuan anak dengan cara lainnya. Jangan pula membanding-bandingkan anak sendiri dengan orang lain.
"Berikan anak waktu free time untuk bermain. Kalau terus di-push suruh belajar terus, khawatirnya anak malah jadi pemarah dan berdampak pada hal lain," tutupnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.