PASIEN difteri dalam menjalani masa perawatan tidak sembarangan. Mereka harus diisolasi supaya tidak menularkan penyakit ini ke orang lain.
Ruang perawatan yang dibutuhkan pasien sudah tersedia banyak dan memadai. Ada satu rumah sakit yang khusus menangani pasien penyakit menular, salah satunya RS Sulianti Saroso di Jakarta Utara.
Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek mengatakan, ruang isolasi untuk perawatan penyakit difteri tidak memerlukan ruang yang rumit dan khusus. Ruangannya bisa dibuat, asalkan tidak digabung dengan pasien lainnya.
"Ruang isolasi difteri tidak memerlukan yang khusus. Karena menularnya lewat droplet atau percikan ludahnya, bukan menyebar di udara," kata Menkes Nila saat ditemui di RS Sulianti Saroso, kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (11/12/2017).
Dari banyak rumah sakit di DKI Jakarta, ada sekira 100 ruang isolasi yang tersedia. Rumah sakit diimbau untuk tidak menolak pasien yang datang dan memberikan perawatan intensif.
Untuk mencegah tertularnya penyakit, para tenaga medis diharapkan untuk selalu waspada. Paling penting yakni menggunakan masker saat menangani pasien.
"Wajib diingat saat masuk ke ruangan, tenaga medis wajib pakai masker. Untuk keluarganya juga menggunakan masker dan diberikan pencegahan khusus," terang Nila Moeloek.
Saat ini di wilayah DKI Jakarta, pasien yang dirawat di RS Sulianti Saroso terdapat sekira 33 pasien. Ada berbagai kalangan usia pasien mulai dari anak-anak dan dewasa.
Beberapa pasien mendapatkan perawatan isolasi, sekaligus pemeriksaan laboratorium yang benar. Rata-rata pasien dirujuk dari rumah sakit lain di DKI Jakarta yang tidak bisa menangani dengan baik. (tam)
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.