Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasien Difteri 3 Wilayah KLB Diisolasi, Ini Kata Menkes Nila

Dewi Kania , Jurnalis-Senin, 11 Desember 2017 |13:48 WIB
Pasien Difteri 3 Wilayah KLB Diisolasi, Ini Kata Menkes Nila
Menkes Nila Moeloek (Foto: @KemenkesRI/Twitter)
A
A
A

SUDAH banyak pasien difteri yang sedang dirawat dan diisolasi di sekitar wilayah DKI Jakarta. Banyak dari keluarga pasien yang mengaku belum mendapatkan imunisasi lengkap, sehingga menderita penyakit tersebut.

Berdasarkan laporan per 11 Desember 2017, terdapat 33 pasien yang tengah diisolasi. Sekira 22 pasien di antaranya adalah anak-anak.

Pasien tidak hanya dari DKI Jakarta, tetapi juga dari Kota Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang dan sekitarnya. Semua pasien tengah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

"Secara klinis pasien tersebut dicurigai difteri. 33 pasien masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium, di ruang rawat inap dan diisolasi," ujar Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek di RS Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (11/12/2017).

Pada pasien anak dan dewasa yang sedang dirawat, umumnya tidak mendapatkan imunisasi lengkap. Jadilah saat kekebalan tubuhnya menurun, pasien bisa tertular difteri dengan cepat.

Padahal penyakit difteri dapat dicegah dengan pemberian imunisasi DPT yang diberikan semasa bayi. Sayangnya, banyak masyarakat yang tidak mendapatkan vaksin lengkap.

"Pasien yang umurnya kurang lebih 4-5 tahun ini pas ditanya diimunisasi apa enggak, jawabnya enggak. Kenapa? Alasannya dia takut panas, takut segala macam. Ini kelihatan sekali dan banyak terjadi di masyarakat," beber Menkes Nila.

Baca Juga:

Penyakit difteri pada dasarnya mudah menyebar karena mobilisasi masyarakat yang padat. Perpindahan masyarakat dari satu lokasi ke lokasi lainnya sudah sulit dikontrol.

Karenanya, agar wabah difteri tidak meluas masyarakat diimbau untuk imunisasi. Ada pelaksanaan Outbreak Respond Immunization (ORI) di wilayah DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

"Kalau sudah dinyatakan daerah itu KLB kita lakukan ORI. Semua anak harus dapat imunisasi. Gratis di puskesmas, sekolah, pesantren dan sebagainya," pungkasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement