SABANG - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri puncak sekaligus pembukaan Sail Sabang 2017 yang dipusatkan di Pelabuhan Peti Kemas CT 3, Kota Sabang, Aceh, Sabtu (2/12/2017).
Kedatangan Jusuf Kalla disambut guyuran hujan yang sejak Sabtu dini hari mengguyur kota yang berada di ujung barat Indonesia itu.
Acara itu juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.
Luhut mengatakan Sail Sabang merupakan yang ke 9 kali ini memiliki tujuan fokus untuk pengembangan destinasi wisata. "Ini beda dengan acara sebelumnya yang fokus pembangunan infrastruktur," kata Luhut saat acara yang diguyur hujan deras.
Ia mengatakan pelaksanaan Sail Sabang diikuti oleh 13 kapal perang RI (KRI), satu kapal penelitian "Baruna Jaya" milik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), pengunjung 20.000 serta 3,000 wisatawan asing dan tidak termasuk penduduk lokal.
Sejumlah acara Sail Sabang yang dimulai sejak 28 November 2017 antara lain menyajikan karnaval seni, pameran bahari, kompetasi menyelam bebas, sepeda santai, lomba blog bakti sosial, jambore iptek dan seminar. Acara puncak Sail Sabang menampilkan tarian massal, terjun payung, hingga parade kapal perang. KRI Dewa Ruci dan KRI Bima Suci juga ikut hadir dalam puncak acara Sail Banda.
Wali Kota Sabang Nazaruddin menyatakan, event Sail Sabang 2017 mempromosikan potensi wisata bahari pulau terluar Indonesia itu ke dunia. "Sail Sabang ini mempromosikan pariwisata bahari Indonesia ke dunia," kata Nazaruddin.
(Baca Juga: Sail Sabang Targetkan Dikunjungi Lebih dari 100 Yacht)
Wali Kota Sabang menyampaikan, untuk mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara pihaknya akan menggelar banyak acara di pulau terluar ujung barat Indonesia. "Ke depan kita akan banyak menggelar event demi meningkatkan kunjungan wisawatan ke Sabang," katanya lagi.
Lebih lanjut Walikota Sabang berterimaksih kepada Presiden Joko Widodo serta kementerian terkait yang telah mempromosikan wisata bahari kepulauan terluar paling ujung barat Indonesia.
"Infrastruktur Sabang belum tertata dan kami terus berbenah serta mendukung penuh program Bapak Presiden Joko Widodo serta kementerian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Sail Sabang berlangsung sejak 28 November sampai 5 Desember 2017 mengangkat tema "Menuju Sabang Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia" dan acara puncak, 2 Desember 2017 dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Pelabuhan CT-3 Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS).
Ada pun rangkaian acara Sail Sabang sudah dimulai sejak 26 November sampai 5 Desember 2017 dan lokasi puncak Sail Sabang 2017 difokuskan pada tiga titik, yakni Teluk Sabang atau Pelabuhan CT-3 BPKS, Sabang Fair, dan Tugu Kilometer Nol Indonesia.
Menteri Pariwisata Arif Yahya menyampaikan, Sail Sabang merupakan yang terbesar dari pada sail sebelumnya dan bahkan tercatat event skala internasional ini terbesar yang pernah diselenghgarakan di Indonesia.
"Sail Sabang adalah event terbesar di Indonesia dan diperkirakan 20.000 wisatawan domestik, 3.000 di antaranya wisatawan mancanegara akan berkunjung ke Sabang," kata Menpar Arif Yahya ketika meninjau kesiapan Sail Sabang 2017.
Sail Indonesia sebelumnya diadakan di Morotai, Maluku Utara pada 2012, Komodo, Nusa Tenggara Timur pada 2013, Raja Ampat, Papua Barat pada 2014, dan Sail Tomini, Sulawesi Tengah pada Oktober 2015 dan 28 November sampai 5 Desember 2017 akan berlangsung di Sabang, provinsi paling ujung barat Sumatera.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.