Sementara itu, agar keluarga inti dan mempelai tampak gagah dan cantik, ada tambahan aksesoris kepala, yang disebut dengan ampu dan bulang.
BACA JUGA:
Mahkota yang mereka kenakan tidak sembarangan, melainkan filosofinya yakni menggambarkan bahtera rumah tangga yang mereka jalani. Bahkan, istimewanya mahkota pengantin juga bertabur emas dari tanah Mandailing.
Meski kedua mempelai beda suku, pernikahan tetap sakral dengan ritual pesta yang berbeda. Acara dipastikan ramai dan meriah, serta menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.