PASANGAN suami istri Kahiyang-Bobby saat melakukan pesta pernikahan adat Mandhailing mengenakan mahkota yang disebut ampu dan bulang. Tahukah Anda, aksesoris kepala tersebut bertabur emas asli Mandhailing.
Mahkota pengantin dari Tanah Batak itu rupayanya dibuat khusus oleh pengrajin dari Sipirok, Sumatera Utara. Adapun bahan utama dalam membuat mahkota tersebut yakni berupa perunggu dan tembaga, serta cairan emas dari tempat asal Bobby Nasution.
Ampu dan bulang itu sejak lama dipakai oleh para pengantin keturunan raja-raja Batak. Mempelai pengantin bak raja dan permaisuri saat mengenakan mahkota itu.
Bobot mahkota tergolong berat sekira 8 kg. Artinya melambangkan agar pengantin bisa bertahan menghadapi kehidupan rumah tangga yang berat dan banyak tantangan.
Sejak pesta pemberian marga awal pekan ini, Kahiyang-Bobby sudah mengenakan ampu dan bulang itu. Keduanya tampil gagah dan cantik.
(Baca Juga: Menari Tortor Tangan Tidak Boleh Melewati Bahu, Ternyata Ini Artinya)
Uniknya, mahkota yang mereka pakai dibuat dengan cara tradisional oleh pengrajin setempat. Dengan hal tersebut, artinya pernikahan mereka berdua dengan adat Mandhailing masih sangat melestarikan budaya nenek moyangnya.
Apalagi Bobby merupakan keturunan ke-7 dari Raja Gunung Baringin. Maka pantas jika pesta adat pernikahan mereka digelar mewah dan meriah.
Meski kedua mempelai beda suku, pernikahan tetap sakral dengan ritual pesta yang berbeda. Acara dipastikan ramai dan meriah, terutama dengan adanya budaya monortor yang wajib dilakukan di perhelatan pernikahan.
(Muhammad Saifullah )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.