Masterpiece Leonardo da Vinci yang Terjual Rp6 Triliun" />
KEBANYAKAN orang pasti akan melakukan berbagai cara untuk mewujudkan keinginannya termasuk memburu barang kesukaan. Kolektor barang tertentu bahkan tak ragu untuk merogoh kocek yang dalam demi mendapatkan barang impiannya di pasar lelang. Hal inilah yang dilakukan seorang pembeli lukisan di rumah lelang Christie, New York, Rabu, 15 November 2017.
Pembeli yang belum berhasil diidentifikasi itu membeli lukisan karya Leonardo da Vinci yang berjudul "Salvator Mundi". Judul ini diambil dari Bahasa Italia yang artinya "Juruselamat Dunia". Ya, lukisan itu memang bergambar Yesus Kristus yang mengenakan jubah tengah memegang sebuah bola kristal di tangan kirinya sedangkan tangan kanannya terangkat seperti memberi berkat.
Menegangkan! Pesawat KLM Boeing 777 Tersambar Petir Setelah Lepas Landas, Tonton Videonya
Lukisan bergaya Reinassance khas maestro itu terjual dengan harga USD450,3 juta atau setara dengan Rp6 triliun. Kini lukisan tersebut tercatat sebagai karya seni dengan harga jual tertinggi di pasar lelang. Sebelumnya di tahun 2015 terdapat karya seni berjudul "Women of Algiers (Version O)" dari Picasso terjual dengan harga USD179,4 juta atau setara dengan Rp2,4 triliun. Lalu ada lukisan "Interchange" milik Willem de Kooning yang dijual secara pribadi dengan harga USD300 juta atau kurang lebih Rp4 triliun.
Lukisan "Salvator Mundi" ini termasuk dalam 20 karya Leonardo da Vinci yang hanya ada satu di dunia. Dengan tinggi 26 inchi, lukisan ini dibuat sekitar tahun 1500. Seorang peserta lelang sudah yakin karya ini akan terjual dengan penawaran minimal USD100 juta atau kurang lebih Rp1,3 triliun.
Intip Potret Desa Tanpa Kelahiran Bayi Selama 50 Tahun
Benar saja, selama 19 menit berlangsungnya penawaran, harga yang dibuka mencapai USD300 juta. Lalu peserta lelang bersorak ketika palu dibunyikan penawaran harga lukisan tersebut adalah USD400 juta atau setara dengan Rp5,4 triliun. Barulah setelah ditambah premi dan biaya lainnya, tercetus harga USD450,3 juta. Demikian seperti yang dilansir dari Fox News, Kamis (16/11/2017).
(Santi Andriani)