BERTUBUH besar bukan menjadi halangan bagi Ashley Graham untuk terus berolahraga. Dia tetap rutin melakukan latihan demi menjaga kebugaran tubuhnya. Hal ini seharusnya menjadi contoh yang bisa diikuti oleh Anda.
Perempuan berusia 29 tahun ini cukup sering membagikan rutinitas latihannya di gym lewat akun media sosial miliknya. Salah satu alat yang sering digunakannya adalah prowler. Alat ini sebenarnya terlihat sederhana. Hanya ada massa logam dengan berat tertentu di atas alat. Lalu penggunanya akan mendorong alat tersebut. Tapi siapa sangka, alat ini mampu membuat paha Ashley menjadi kencang.
Massa logam ini biasanya memiliki berat 27 kg atau 36 kg. Prowler merupakan alat paling efektif untuk melatih kinerja, kebugaran fungsional, atau menurunkan berat badan. Hal itu lantaran saat pengguna mendorong alat maka otot-otot anterior dan posteriornya bekerja. Terlebih kaki akan ikut bergerak untuk mendorong alat ini.
"Alat ini mengombinasikan kinerja tubuh secara. Mulai dari tubuh bagian bawah, belakang, lengan, hingga inti. Gerakannya diawali dengan mengandalkan kekuatan engsel pinggul sehingga menghasilkan momentum untuk tarikan horizontal yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan daya tahan tubuh. Selain itu, jika latihan dilakukan dalam intensitas tinggi akan membuat detak jantung lebih cepat sehingga membakar kalori yang ada di dalam tubuh," terang pelatih kebugaran Frank Baptiste seperti yang dikutip dari Health, Senin (13/11/2017).
Kelebihan lain dari alat ini adalah mampu membuat tubuh bergerak lebih banyak, mengingat bagi para pekerja tubuh lebih banyak dalam posisi duduk di belakang meja kerja. Dengan memegang kencang tali pengikat, lalu mundur dua atau tiga langkah dapat membuat Anda tertarik ke posisi terlipat di mana lutut tertekuk, serta engsel di pinggul dan tulang belakang dalam posisi netral.
Bila Anda ingin mengikuti latihan ini, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahu tetap dalam posisi tegap meskipun lutut sedikit tertekut. Kemudian untuk mendorong alat tersebut, berjalanlah menggunakan tumit. Saat pinggul dan lutut melebar, pegang tali pengikat dengan tangan secara erat-erat dan tarik siku lurus ke belakang. Posisikan tali pengikat dan lengan bawah mengikuti garis yang sama.
Setelah itu, posisikan glutes seakan terjepit di mana pinggul agak sedikit naik dan bahu digerakkan ke depan dan belakang. Posisi ini dapat meremas tulang belikat. Ulangi gerakan berulang antara mendorong prowler dengan glutes. Anda bisa menentukan berapa lama akan mendorong alat ini. Sebagai contoh, Anda mendorong selama 45 detik lalu beristirahat selama 30 detik. Ulangi sebanyak 3-5 putaran.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.