PENUAAN dini kini menjadi masalah yang banyak dihadapi baik perempuan maupun pria. Gaya hidup yang tidak sehat dan juga polusi udara yang semakin tidak terkendali menjadi pemicu yang cukup berarti.
Masalah ini tentunya menjadi hambatan yang cukup berarti bagi masyarakat milenial yang ingin tampil sempurna setiap saat. Makanya, meski rutinitas super padat, perawatan tubuh menjadi hal yang wajib dilakukan. Mengingat paparan matahari dan kontaminasi zat adiktif yang berbahaya mampu menurunkan kualitas kesehatan maupun kecantikan tubuh Anda.
Ada beberapa pilihan terkait perawatan kulit ini. Misalnya saja untuk mempertahankan kecerahan kulit, Anda bisa jajal suntik vitamin C. Pun juga yang ingin merawat kulit secara keseluruhan, berarti Anda harus menambahkan suplemen kesehatan kulit ke menu asupan makanan Anda setiap harinya.
Tapi, kemudian pertanyaan, lebih baik mana, suntik vitamin C atau mengonsumsi kolagen cair, pun muncul. Jawabannya?
Dijelaskan Dermatologi dr. Fitria Amalia, SpKK, M.Kes, kalau Anda bicara efektifitas manfaat, maka suntik vitamin C adalah jawabannya. "Hal itu terjadi karena penyuntikan vitamin C dilakukan langsung ke pembuluh darah. Sehingga cairan bermanfaat itu bisa langsung terlihat hasilnya di tubuh," terangnya pada Okezone, saat acara Kinohimitsu, di Suasana Restaurant, Jakarta Selatan, Kamis 19 Oktober 2017.
Dr. Amalia melanjutkan, itu jika Anda menginginkan hasil yang efektif, ya. Tapi, perlu Anda ketahui juga, dengan tindakan itu juga ada efek samping yang tidak bisa dikendalikan secara pasti.
Efek samping suntik Vitamin C antara lain adalah munculnya luka akibat suntikan yang dilakukan di kulit Anda. Semakin sering Anda disuntik, maka risiko adanya "cacat" di kulit pun bisa terjadi. Namun kasus ini tidak begitu banyak, tergantung dari kulit pasien itu sendiri.