Namun, program promosi ini tidak berjalan selancar yang diharapkan oleh Dvijok Café. Pasalnya, sebagaimana dilansir Foxnews, Jumat (20/10/2017) program ini harus dihentikan secara paksa karena mendapatkan kritikan pedas dari para masyarakat yang membanjiri kolom komentar di laman akun Instagram Dvijok Café dengan mengatakan bahwa apa yang dilakukan restoran ini adalah tidak lain merupakan tindakan menyalahgunakan sosok wanita dan kebencian terhadap kaum wanita. Bahkan ada juga yang berkomentar bahwa dengan program promosi seperti ini, Dvijok Café tak ubahnya seperti memperlakukan wanita bagai seonggok daging.
BACA JUGA:
Tidak hanya menuai komentar pedas dari para kaum Hawa, para kaum Adam pun menuai protes dengan menyebutkan bahwasanya program promosi ini tidak adil hanya karena diberlakukan untuk ukuran payudara wanita, tetapi tidak dengan ukuran penis laki-laki.
Akhirnya setelah mendapatkan kritikan tajam, Dvijok Café disebutkan memutuskan untuk mengakhiri program 'touching discount' ini dengan menghapus foto iklan program promosi tersebut sambil memberikan pernyataan permintaan maaf secara resmi di laman akun Instagram resminya, yang menyebutkan bahwa pihak Dvijok Café meminta maaf apabila progam diskon tersebut telah menyinggung banyak orang, meskipun tujuan awalnya bukan untuk menyinggung kaum wanita. Namun di saat yang bersamaan, Dvijok Café juga menyebutkan bahwa sejauh program promosi ini berjalan, sebanyak 48 wanita telah mengikuti program diskon tersebut.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.