BUDAYA kreatif dan inovatif masyarakat Jepang telah melahirkan banyak penemuan baru termasuk dalam hal berbau-bau seks. Untuk mengakomodasi masyarakatnya bersenang-senang bersama kekasih, di negara matahari terbit hadir Love Hotel yang bisa disewa mulai dari 1-3 jam. Love Hotel juga menyediakan aneka kontrasepsi hingga alat bantuan seks seperti kondom, vibrator dan kostum untuk memaksimalkan fantasi para tamu.
Bila di Thailand para petualang seks sering membawa gadis bar ke short time hotel, di Jepang ada Love Hotel yang konsepnya jauh lebih unik dan kreatif dibandingkan dengan short time hotel.
Love Hotel biasanya digunakan oleh para bos yang ingin bercinta dengan kekasih atau selingkuhannya. Atau para lelaki hidung belang bersama PSK. Tapi tak jarang juga sepasang kekasih memilih menghabiskan waktu berdua di Love Hotel. Bahkan pasangan yang telah lama menikah pun bisa juga datang ke Love Hotel demi menghidupkan gairah kehidupan seks mereka kembali.
Love Hotel hadir dengan konsep kreatif yang bisa menghidupkan imajinasi dan fantasi para tamu. Konsep ini terlihat dari bentuk bangunannya yang unik dan sangat mencolok, misalnya berbentuk seperti kastil, kapal laut hingga UFO. Tapi ada juga yang tersembunyi dari luar. Satu ciri yang umum dari love hotel adalah jarang bahkan hampir tanpa jendela.
Bagian dalam hotelnya pun didesain untuk meningkatkan pengalaman bercinta. Ada kamar yang berada di balik jembatan, kamar yang dihias dengan mobil kuno dan juga kamar di dalam kurungan untuk penggemar BDSM. Ada pula kamar yang berada di dalam kereta api atau kamar yang dilengkapi game. Kamar - kamar ini dilengkapi pula dengan jacuzzi, pemandian ala Romawi hingga water slide. Tentunya semakin unik konsepnya semakin mahal pula tarifnya.
Meski bagian kamar Love Hotel sangat meriah dan bertema, untuk menjaga privasi para tamu biasanya bagian pintu masuk Love Hotel dibuat tak kentara. Tamu dibuat nyaman dengan meminimalisir kontak dengan staf hotel. Saat check in, tak perlu bertemu resepsionis tapi cukup pilih kamar lewat layar komputer. Pembayarannya juga menggunakan mesin. Kunci kemudian akan keluar dari mesin tersebut. Love hotel biasanya tak menerima booking, jadi harus langsung datang ke hotel bila ingin menginap disana.
Bila tamu ingin pesan makan pun tak perlu telepon staf hotel. Makanan dan minuman akan diantar lewat kotak. Tamu bisa mengambilnya tanpa bertatap muka dengan staf hotel. Begitu pula saat ingin memesan kostum. Love hotel banyak yang menyediakan kostum untuk permainan seks seperti seragam sekolah, kostum pelayan, suster hingga Disney princess. Tak cuma kostum, kondom dan vibrator pun kadang tersedia di Love Hotel.
Kehidupan di Jepang yang serba teratur dengan budaya kerja yang ketat membuat masyarakat Jepang memerlukan ruang dan tempat untuk having fun serta mendapatkan keintiman dan privasi. Kabarnya sekitar 2% dari penduduk Jepang mendatangi Love Hotel setiap hari. Love Hotel bisa disewa per jam hingga 3 jam. Bila ingin menginap semalam baru diperbolehkan setelah jam 10 malam. Tarif Love Hotel yang bagus berkisar 5700 Yen atau Rp.688.000 per dua jam.
Karena konsepnya yang unik dan kreatif, Love Hotel tak cuma dikunjungi mereka yang ingin bercinta. Para traveler yang ingin beristirahat atau menghemat pun juga sering memilih Love Hotel saat berkunjung ke Jepang. Love Hotel juga bisa ditemukan di Korea Selatan, Thailand, Taiwan, Hongkong dan Singapura.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.