• Pleurodesis, di mana cairan khusus akan disuntikkan ke area membran, menyebabkan peradangan kecil. Hal ini membantu mencegah cairan yang menumpuk bertambah banyak. Zat kimia yang sering digunakan adalah tetracycline, sterile talc, dan bleomycin.
• Pleurodesis paling sering digunakan pada perawatan efusi berulang yang disebabkan oleh kanker.
• Memasang drainase permanen agar cairan dapat keluar dari rongga dada begitu cairan terbentuk.
• Operasi untuk memasang shunt (pirau) untuk mengeluarkan cairan dari dada ke rongga perut.
• Pleurektomi, yaitu operasi pengangkatan cairan yang berlebih. Tindakan ini kadang dilakukan pada orang dengan paru-paru basah akibat kanker dan digunakan apabila perawatan lainnya tidak berhasil. Demikian ditulis situs Hellosehat.
Baca juga:
Tidak Hanya Olahraga, 4 Cara Ini Jadi Obat Anda Terbebas dari Depresi
Berani Coba? Scrotox, Suntik Botox untuk Memperbesar Testis Pria
Wajah Anda Berminyak? Aplikasikan Saja Bedak Sebelum Foundation agar Make-Up Tahan Lama
Sederet Manfaat Aromaterapi bagi Kesehatan Tubuh, Relaksasi hingga Redakan Nyeri
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.