"Kekerasan seksual pemicu awalnya pelaku dan korban saling berkenalan di media sosial. Lalu, mereka pacaran dan terjerumus dalam perilaku seksual," ujar Wakil Ketua Bidang Kalyanamitra Rena Herdiyani di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2017).
Rena menyebutkan, beberapa jenis kekerasan seks yang kerap terjadi seperti pemerkosaan, human trafficking, pelecehan seksual, pemerkosaan inses, hingga perkawinan paksa di bawah umur. Masalah tersebut terungkap dengan sebuah penelitian yang dilakukan di 6 negara ASEAN.
Dampak dari masalah tersebut, tentu membuat masa depan anak dan perempuan memburuk. Sayangnya, kasus ini terus terjadi dan dianggap remeh.
Anak-anak menjadi putus sekolah dan menanggung rasa malu. Padahal perbuatannya tersebut menjadi satu hal yang dapat dicegah.
BACA JUGA: Si Dia Mulai Berbohong? Kenali lewat Lirikan Matanya Pertanda Mulai Tak Nyaman! FAMILY