2. Tusuk ujung jari dengan jarum yang disediakan agar mengeluarkan darah.
3. Remas atau pijat jari sampai keluar darah (ukuran sampel darah yang diperlukan berbeda-beda tergantung alat ukurnya).
4. Pegang dan tahan ujung test strip sampai darah menetes pada test strip, dan tunggu hasilnya.
5. Kadar glukosa darah akan muncul di layar alat ukur.
Tingkat gula darah pada tubuh mengalami perubahan, terutama sebelum dan setelah makan. Tingkat gula darah normal sebelum makan 70-130 mg/dL, sedangkan setelah delapan jam puasa seharusnya kurang dari 100 mg/dL. Kemudian, tingkat gula darah dua jam setelah makan seharusnya kurang dari 180 mg/dL dan menjelang tidur berkisar 100-140 mg/dL.
Jumlah kadar gula darah dapat menggambarkan kondisi kesehatan Anda. Kadar gula darah tinggi dianggap sebagai pertanda bahwa kondisi tubuh Anda sedang tidak sehat. Catat kadar gula darah setiap kali Anda memeriksa kadar gula darah.
4. Pastikan Anda selalu minum obat atau suntik insulin
Meski diabetes tidak bisa disembuhkan, pendeteksian sejak dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes bisa dikendalikan. Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mengatasi diabetes, memertahankan keseimbangan kadar gula darah dan meminimalisasi risiko komplikasi.
Obat-obatan yang tepat untuk mengatasi Diabetes Tipe 2
Keseimbangan kadar gula darah pada diabetes terkadang tidak bisa terjaga dengan baik hanya melalui penerapan pola makan sehat dan olahraga teratur. Anda juga mungkin membutuhkan obat-obatan untuk menanganinya.
Ada beberapa jenis obat (biasanya dalam bentuk tablet) yang dapat digunakan untuk diabetes tipe 2 (obat hipoglikemik oral). Anda juga mungkin diberikan kombinasi dari dua jenis obat atau lebih untuk mengendalikan kadar gula darah Anda. Obat yang biasa diberikan adalah metformin, sulfonilurea, pioglitazone, gliptin, agonis, acarbose, nateglinide dan repaglinide
Terapi insulin sebagai pendamping obat-obatan lain
Obat-obatan dalam bentuk tablet mungkin akan kurang efektif untuk mengobati diabetes, sehingga Anda membutuhkan terapi insulin. Berdasarkan dosis dan cara pemakaiannya, terapi ini dapat diberikan untuk menggantikan atau diberikan bersamaan dengan obat-obatan. Demikian ditulis situs Hellosehat.
Baca Juga:
6 Cara Mendeteksi Risiko Penyakit dari Warna dan Rupa Air Liur, Cek dari Sekarang!
Kenali 3 Jenis Alergi Paling Sering Menyerang Bayi dan Solusinya, Eksim Salah Satunya
6 Referensi Rambut Pendek Sesuai Bentuk Wajah, Anda Cocok yang Mana?
11 Cara Ampuh Singkirkan Lemak di Perut, Lakukan Nomor 8 agar Cepat Berhasil
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.