Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Terhindar dari Diabetes? Begini 6 Aturan Makan Gula, Nomor 5 Harus Dipatuhi!

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Minggu, 08 Oktober 2017 |10:02 WIB
Ingin Terhindar dari Diabetes? Begini 6 Aturan Makan Gula, Nomor 5 Harus Dipatuhi!
Batasi makan gula secara berlebihan (Foto: Google)
A
A
A

KONSUMSI gula boleh saja, asal jangan berlebihan. Pasalnya, hal ini bisa memicu penyakit diabetes, salah satunya.

Berlebihan makan yang manis-manis dapat berdampak buruk bagi kesehatan, seperti obesitas dan penyakit jantung. Tapi dipikir-pikir, sulit juga membayangkan hidup tanpa gula. Serba salah bukan?

Sebenarnya, Anda tidak perlu sampai pantang makan gula, asalkan Anda bisa mengatur asupan kadar gula harian Anda dengan cara yang sehat. Simak tipsnya di bawah ini.

Cara pintar mengatur asupan kadar gula harian:

1. Ketahui batas kadar gula yang aman

Mengonsumsi gula bukanlah hal yang buruk asal Anda mengetahui batas aman per harinya. Batas konsumsi gula yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia per orang dalam satu hari adalah 50 gram gula. Tapi WHO merekomendasikan agar Anda membatasi asupan kadar gula tidak lebih dari 26 gram gula (sekitar 6 sendok teh) per hari.

Gula mempunyai lebih dari 60 sebutan. Untuk memudahkannya, pada label, lihat kata berakhir dengan”-osa” dan kalimat yang mengandung “sirup” atau “malt”.

2. Hindari gula tambahan

Apakah Anda yakin makanan dan minuman yang Anda konsumsi tidak mempunyai gula tambahan? Jangan terkecoh, label rendah lemak dan label sehat pun masih bisa mengandung gula tambahan. Gula tambahan biasanya terkandung pada yogurt berperisa, jus buah kemasan dan minuman energi, sereal kemasan hingga salad siap saji.

Sebaiknya jika Anda sudah mengetahui berapa batas asupan gula per hari, Anda perlu memperhatikan kandungan gula pada produk makanan yang Anda beli, terutama kandungan gula tambahannya. Bila dalam setiap makanan yang Anda sajikan sudah ditambah gula, maka Anda bisa mengira-kira berapa sisa kebutuhan konsumsi gula harian Anda ketika akan mengonsumsi sebuah makanan siap saji.

Oleh karena itu Anda harus mencermati label pada makanan atau minuman. Adanya keterangan mengenai kandungan gula pada label makanan dapat membantu meningkatkan kesadaran Anda mengenai jumlah gula tambahan yang terkandung pada produk makanan tertentu.

3. Makan gula ada waktunya

Menurut American Journal of Physiology, mengonsumsi gula sebelum berolahraga dapat menghambat efek pembakaran lemak. Berolahragalah dalam keadaan belum makan agar pembakaran lemak lebih optimal, atau konsumsi makanan dengan GI rendah dua jam sebelum olahraga untuk memberi energi saat berolahraga.

Setelah olahraga, konsumsilah makanan dengan GI sedang untuk mengisi ulang cadangan glikogen otot dan mendukung pemulihan olahraga.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement