Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Mitos-Mitos Seputar Sate yang Dipercaya Masyarakat, Salah Satunya Lunturkan Susuk!

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Minggu, 01 Oktober 2017 |10:00 WIB
OKEZONE WEEK-END: Mitos-Mitos Seputar Sate yang Dipercaya Masyarakat, Salah Satunya Lunturkan Susuk!
Ilustrasi Sate (Foto: Gogirl)
A
A
A

SATE adalah salah satu kuliner khas Indonesia yang banyak penggemarnya. Biasanya sate terbuat dari daging ayam, daging sapi, hingga daging kambing.

Namun di balik rasanya yang lezat dan menggugah selera, sate juga menyimpan berbagai mitos yang dipercaya oleh masyarakat. Baik tentang mitos kleniknya hingga mitos-mitos tentang kesehatan yang kebenarannya dipertanyakan.

Lantas mitos apa saja yang banyak dipercaya masyarakat tentang sate? Simak ulasannya seperti dirangkum Okezone dari berbagai sumber berikut ini:

Melunturkan susuk

Sate ayam sangat mudah dijumpai, baik dari penjual di pinggir jalan hingga restoran berkelas. Namun sate dipercaya dapat melunturkan susuk kecantikan yang dipakai seseorang. Masyarakat percaya bahwa pemakai susuk memiliki peraturan yang tak boleh dilanggar, yakni tidak boleh memakan sate langsung dari tusuknya. Jika pantangan tersebut dilanggar, maka susuk kecantikan yang dipakai akan luntur dan tidak bisa dimanfaatkan kembali.

Namun sebenarnya pemakaian susuk kecantikan sangat tidak dianjurkan, karena dapat berisiko menimbulkan kanker. Secara ilmiah, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa susuk dapat meningkatkan ketampanan atau kecantikan seseorang.

Sate gosong picu kanker

Banyak pula yang percaya bahwa sate gosong dapat memicu kanker pada seseorang. Faktanya, sate gosong tidak mengganggu kesehatan. Menurut Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof Dr dr Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, daging merah yang dipanaskan dalam suhu itulah yang dapat menimbulkan arang yang memicu kanker.

Jadi sebenarnya bukan daging gosong yang dapat memicu kanker. Tetapi arang yang muncul dari daging merah lah yang dapat memicu kanker. Daging merah disebut dapat memicu sel usus kacau dan berubah menjadi tumor.

Sate kambing bikin gairah seksual meningkat

Banyak pula yang percaya bahwa sate kambing dapat membuat gairah seksual meningkat. Masyarakat beranggapan bahwa daging kambinh bisa meningkatkam hormon testosteron. Tidak hanya masyarakat awam, bahkan banyak dokter yang mengatakan demikian.

Namun menurut sebagian dokter lainnya, meski anggapan tersebut benar, tetapi peningkatan gairah seksual tidak hanya dihasilkan dari makanan saja. Termasuk daging kambing dan torpedo kambing sering diolah menjadi sate saat Idul Adha.

Menurut sebagian dokter, tidak ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara daging kambing dan gairah seksual. Bahkan jika Anda terlalu berlebihan memakan daging kambing, dapat menyebabkan masalah kesehatan lain seperti sembelit, kolesterol naik, dan yang memiliki masalah lambung dapat semakin parah.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement