GENERASI milenial ternyata juga tidak bebas dari intaian penyakit. Lantas, penyakit apa saja yang perlu diwaspadai?
Yang namanya penyakit bisa menyerang tanpa pandang bulu. Tapi ada beberapa penyakit yang secara khusus “menargetkan” dirinya pada kelompok orang-orang tertentu.
Ambil contoh masalah kesehatan wanita di usia 20-an yang berbeda dengan masalah kesehatan pria di rentang usia yang sama. Belum lagi masalah kesehatan khusus pada orang-orang lansia.
Anak milenial zaman sekarang juga ternyata tak luput dari intaian beragam penyakit. Apa saja?
Masalah kesehatan yang paling rentan menyerang generasi milenial
Bukan berarti orang lain selain anak milenial tidak bisa atau lebih kebal dari beberapa penyakit ini, tapi menurut banyak ahli kesehatan anak-anak generasi milenial lebih rentan mengalaminya karena beberapa alasan.
Tak dapat dipungkiri bahwa kebanyakan, jika tidak semua, anak generasi muda ini cenderung “mager” alias malas gerak dan bisa berjam-jam menghabiskan waktu depan layar komputer, sehingga jarang beraktivitas fisik. Didukung juga dengan gaya hidup yang tidak sehat seperti tidur larut malam, banyak mengonsumsi junk food, dan malas berolahraga yang membuat generasi milenial berisiko tinggi untuk mengalami berbagai masalah kesehatan.
Berikut daftar masalah kesehatan yang mungkin dihadapi oleh remaja kaum milenial tanpa disadari
1. Stroke
Kebanyakan orang mungkin berpikiran jika stroke merupakan penyakit yang hanya menimpa orang tua, namun nyatanya tidak demikian. Pasalnya, berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Neurologi, para peneliti menemukan bahwa pasien rawat inap yang disebabkan karena terkena stroke iskemik akut pada pria dan wanita muda yang berusia 18 sampai 34 tahun meningkat sebesar 50 persen sejak tahun 2003 sampai dengan 2012. Stroke iskemik terjadi sebagai akibat dari tersumbatnya pembuluh darah yang memasok darah ke otak.
Penyebab stroke pada usia muda lebih beragam dan relatif jarang terjadi dibandingkan pada orang yang lebih tua. Kebanyakan stroke pada orang dewasa yang lebih tua adalah karena aterosklerosis, atau lemak dan endapan kalsium di arteri yang menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. Sedangkan di kalangan anak muda, penyebabnya berkisar dari masalah kelainan jantung bawaan, aritmia, trauma, anemia sel sabit, merokok, dan migrain. Tidak hanya itu, penggunaan obat-obatan terlarang seperti meth dan kokain juga berperan dalam meningkatkan kondisi ini. Berkurangnya aktivitas fisik atau sering memakan junkfood juga dapat meningkatkan terjadinya proses terjadinya stroke lebih cepat, yang biasanya terjadi pada stroke dengan usia lebih tua.
2. Obesitas
Selain stroke, obesitas juga merupakan masalah kesehatan yang paling rentan dialami oleh anak-anak milenial bahkan keseluruhan masyarakat modern. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini akan memicu berbagai penyakit kronis yang mematikan.
Pada dasarnya, obesitas merupakan permasalahan yang kompleks, di mana tidak hanya dipicu oleh faktor pola makan saja, namun lingkungan juga. Selain membuat penampilan Anda jadi kurang menarik, ada beragam penyakit yang mengancam di belakangnya, sebut saja diabetes melitus, stroke, dan yang paling menakutkan adalah serangan jantung.