Kehadiran para model difabel di runway London Fashion Week kemarin seolah memberi angin segar. Pasalnya, hal tersebut juga memberi inspirasi bagi para wanita di seluruh dunia untuk tetap percaya diri dan menerima segala kekurangan tanpa perlu putus asa.
"Fesyen didefinisikan oleh beberapa individu, sehingga industri fesyen seharusnya lebih menerima dan mengerti bila harus melakukan casting model dengan karakter fisik yang berbeda. Meski kenyataannya memang masih banyak pengecualian," papar Louise Dyson, perwakilan pihak agensi yang menaungi para model difabel.
Penampilan para model difabel di panggung mode ini memang bukan kali pertama. Sebelumnya, di gelaran New York Fashion Week 2014 hingga 2016, beberapa model yang dilibatkan merupakan mereka yang mengalami disabilitas. Seperti model dengan kaki atau tangan diamputasi hingga model yang mengenakan kursi roda. Demikian seperti dilansir Dailymail, Senin (18/9/2017).
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.