BANTUL - Kerajinan pisau batik produksi pengrajin di Sentra Cipta Batik Logam pedukuhan Krengseng, Desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipasarkan sampai luar negeri seperti Malaysia dan Perancis.
"Dari luar negeri yang baru menggandrungi pisau batik ini warga dari Malaysia dan Perancis, setiap waktu tertentu memesan untuk dikirim," kata pengrajin pisau batik di Sentra Cipta Batik Logam Krengseng Sudiman di Bantul, Selasa (13/9/2017).
Menurut dia, pisau batik Bantul yang diminati warga Malaysia dan Perancis berupa pisau ukir buah yang digunakan untuk mengiris dan mengukir berbagai buah-buahan, bahkan setiap permintaan minta dikirim dalam jumlah tidak sedikit.
Ia mengatakan, pesanan pisau ukir buah dari Malaysia rata-rata setiap dua bulan sekali sebanyak 250 kodi (isi 20 buah per kodi), namun demikian hanya disanggupi rumah produksinya sebenyak 150 kodi karena keterbatasan tenaga.
"Dari Malaysia kira-kira sudah 3,5 tahun lalu dan makin ke sini permintaan terus bertambah, sementara kalau dari Perancis belum lama, dan biasanya permintaan datang tiap dua minggu sekali dalam bentuk box (isi empat pisau)," katanya.