Pada tahun 2012, Viggo Hansen, seorang politikus di Swedia mengajukan sebuah peraturan yang menghebohkan dunia. Dia mengatakan bahwa laki-laki seharusnya buang air kecil sambil duduk, bukannya berdiri ketika berada di toilet. Menurutnya, buang air kecil dengan duduk lebih higenis. Pasalnya, cara buang air kecil ini bisa mengurangi genangan atau cipratan pada area toilet.
Berbagai jenis virus dan bakteri penyebab penyakit menular memang bisa ditularkan lewat cairan sisa manusia, salah satunya urine. Karena itu, menjaga area toilet tetap bersih sangat penting guna mencegah penyakit.
Selain itu, pada tahun 2012 juga, Stephen Shen, seorang menteri Environmental Protection Administration (EPA), mendorong agar laki-laki buang air kecil dengan duduk karena akan membuat lingkungan lebih bersih.
Kencing duduk baik untuk pria dengan gejala saluran kemih bawah
Kencing duduk baik untuk Anda mengidap gejala saluran kemih bawah atau dalam bahasa Inggris biasa disebut lower urinary tract symptoms (LUTS). Anda yang memiliki gejala ini akan merasakan aliran air kencing yang lambat serta sering buang air kecil di malam hari.
Gejala ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama oleh kelenjar prostat yang membengkak. Bengkaknya kelenjar prostat akan menghambat aliran urine Anda.