MASYARAKAT Indonesia lebih familiar dengan kain batik asal Pulau Jawa. Anggapan tersebut sepertinya harus mulai dihilangkan. Sebab, sekarang harus Anda ketahui bahwa hampir di semua wilayah Indonesia punya kain tradisionalnya masing-masing.
Bicara keindahan kain? Jangan ditanya! Karena Indonesia itu adalah negara yang kaya akan budaya dan alamnya, tentu motif, corak, warna kain setiap wilayah punya cirinya tersendiri. Siapa sangka, kain Papua adalah salah satu yang paling “berbeda”. Seperti mendobrak pakem kain batik di Jawa, kain papua cukup berbanding terbalik dengan kain yang ada di dataran Jawa.
Apa keistimewaan kain Papua?
Secara kasat mata, kain Papua berwarna cerah dan diramaikan motif budaya dan alam yang sangat khas. Tentunya itu menjadi keunikan tersendiri untuk menarik perhatian masyarakat. Berbanding terbalik dengan kain batik khas Jawa yang cenderung berwarna gelap atau redup. Begitu juga dengan susunan motifnya, kain Papua kebanyakan memilih disain asimetris.
(Foto: Youtube)
Bicara mengenai motif batiknya, kain Papua biasanya terinspirasi dari keindahan alam Papua. Mulai dari pola flora yang ada di Papua sampai burung Cenderawasih sebagai hewan endemik khas Papua. Secara garis besar, ada tiga macam motif batik Papua, motif Kamoro, Asmat, dan Sentani.