Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panjang Umur, Restoran Ini Bertahan hingga 40 Tahun meski Hanya Menjual 2 Jenis Makanan

Devi Setya Lestari , Jurnalis-Kamis, 07 September 2017 |14:26 WIB
Panjang Umur, Restoran Ini Bertahan hingga 40 Tahun meski Hanya Menjual 2 Jenis Makanan
Restoran Tua (Foto: Rocketnews24)
A
A
A

INOVASI dan pembaruan menu makanan sejatinya diperlukan agar pelanggan tidak bosan dengan menu yang ada. Tapi tampaknya sebuah restoran di Jepang membuktikan eksistensinya yang sudah beroperasi selama puluhan tahun meskipun sejak dulu hanya menjual 2 varian makanan saja.

Adalah restoran Ajigin yang berlokasi di Sumida Ward, Tokyo, Jepang yang tetap bertahan selama 40 tahun dengan menyajikan menu yang sama sejak awal dibuka. Jika mengunjungi restoran ini, jangan harap Anda akan menerima buku menu dengan jajaran nama makanan yang menggoda. Pasalnya resto ini hanya menawarkan dan menyajikan 2 jenis makanan saja yakni inarizushi dan sushi gulung sederhana.

Baca Juga: Restoran Berbintang Michelin Termurah di Dunia Ternyata Ada di Singapura

https://sociorocketnewsen.files.wordpress.com/2017/09/036.jpg

Inarizushi atau sushi inari adalah satu varian sushi klasik yang hampir ditinggalkan karena deretan sushi varian terbaru. Saking klasiknya bahkan sushi ini sangat jarang dan hampir tak bisa ditemui di banyak restoran sushi populer sekalipun. Pamornya kalah dengan sushi isi tuna, salmon ataupun sushi gulung dengan ragam topping lezat.

Jika umumnya sushi dikenal dengan bentuk gulung maka sushi inari punya bentuk yang cukup simpel namun unik. Nasi yang sudah diberi mirin dan beberapa bumbu perisa kemudian dikepalkan dan dimasukkan ke dalam kantung kulit tahu goreng. Meskipun sederhana, cita rasa sushi ini tak kalah menggoda karena didominasi rasa manis dan gurih di setiap gigitannya.

Baca Juga: Suka Makan yang Manis-Manis? Hotel Ini Sediakan Donat Raksasa Seberat 4,5 Kilogram! Berani Coba?

Meskipun terkesan ketinggalan zaman tetapi peminat sushi ini tak pernah sepi, bahkan setelah 4 dekade restoran berdiri. Karena usianya yang sudah matang, resto ini punya bangunan yang tak kalah klasiknya. Jika diperhatikan akan terlihat betapa kontrasnya jika dibandingkan restoran sekelilingnya yang apik dan modern.

https://sociorocketnewsen.files.wordpress.com/2017/09/062.jpg

Seperti kebanyakan restoran lain, bagian depan resto ini menampilkan etalase kaca yang berisi jajaran replika makanan. Jangan harap bisa melihat banyak varian makanan, meskipun ditampilkan dengan porsi berbeda, semua yang ada hanyalah sushi inari dan sushi gulung sederhana.

Seorang reporter Rocketnews mencoba menyambangi restoran ini demi merasakan sensasi dan mencicip menu sushi klasik di restoran legendaris. Setelah melihat-lihat menu yang Ada, akhirnya reporter memesan paket Majiri yang berisi 4 sushi inari dan 4 sushi gulung.

Baca Juga: So Sweet, Lady Gaga Traktir Pizza Para Penggemarnya!

Tak butuh waktu lama untuk menunggu, seorang pelayan ramah langsung mengantar pesanannya berikut segelas teh Ahiruneko. Sushi inari ini tampak sederhana dalam balutan kulit tahu yang berwarna kecoklatan lalu diberi taburan wijen di permukaannya. Saat disantap, kulit sushi ini terasa renyah dengan bagian dalam yang lembut. Rasanya sedikit manis, juicy dan didominasi rasa gurih. Ukurannya cukup besar, jadi sushi ini bisa diandalkan sebagai pengganjal perut saat lapar melanda.

https://sociorocketnewsen.files.wordpress.com/2017/09/054.jpg

Pengunjung restoran ini beragam tetapi didominasi orang lanjut usia, mereka kebanyakan membeli sushi untuk dibawa pulang jadi tak banyak yang menghabiskan waktu di restoran ini. Kesederhanaan restoran ini tampaknya jadi hal penting yang bisa membuatnya bertahan lama.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement