Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Patut Dicoba, 7 Trik Tidak Cepat Kehabisan Napas saat Berlari

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Selasa, 05 September 2017 |15:17 WIB
Patut Dicoba, 7 Trik Tidak Cepat Kehabisan Napas saat Berlari
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

OLAHRAGA lari menjadi favorit banyak orang. Hanya saja, seringnya orang kehabisan napas saat berlari. Lantas, adakah solusi terbaiknya?

Berlari adalah olahraga yang dapat meningkatkan sistem kardiovaskular. Namun, ada beberapa orang tidak menyukai olahraga ini, padahal berlari merupakan olahraga yang mudah untuk dilakukan dan juga memiliki banyak manfaat.

Ternyata, salah satu faktor yang membuat orang memilih untuk tidak melakukan olahraga ini adalah karena mereka cepat kehabisan napas. Mengapa begitu?

Penyebab kehabisan napas ketika berlari sebenarnya beragam, mulai dari melakukan kesalahan saat berlari, memiliki asma, alergi, dan sebagainya. Bagi Anda yang memiliki masalah yang sama, jangan khawatir, karena beberapa cara berikut ini dapat membuat Anda bernapas lebih baik ketika berlari.

Yang bisa Anda lakukan agar tidak cepat kehabisan napas saat berlari

1. Melakukan pemanasan yang memadai

Lakukan pemanasan selama minimal 20 menit dengan berjalan atau jogging dengan kecepatan yang standar. Pemanasan berfungsi mempersiapkan tubuh Anda sebelum melakukan olahraga yang secara bertahap meningkatkan denyut jantung dan pernapasan. Berkeringat merupakan tanda yang baik bahwa tubuh Anda telah memanas, jadi gunakan hal itu sebagai panduan dan kemudian secara bertahap mulailah mempercepat langkah.

2. Mempraktikkan teknik pernapasan yang tepat

Pernapasan yang salah dapat menjadi salah satu penyebab sesak napas. Jika pernapasan terlalu dangkal, maka hal itu tidak akan efektif untuk pertukaran udara. Cobalah bernapas dalam-dalam pada posisi diam, mulailah dengan menenangkan diri, tarik napas sepenuhnya, lalu turunkan bahu perlahan sambil menghembuskan napas. Saat Anda mengeluarkan napas dalam-dalam dan memaksa udara keluar dari paru-paru Anda dengan diikuti oleh tarikan napas yang dalam, maka ini dinamakan sebagai pernapasan perut. Hal ini ditandai oleh perut Anda yang bergerak naik-turun.

Anda dapat menyentuh perut Anda untuk merasakan pergerakan perut tersebut, jika perut bergerak naik-turun maka Anda telah bernapas dengan benar.

3. Mencoba berlari di dalam ruangan

Cobalah berlari di dalam ruangan menggunakan treadmill. Bagi Anda yang memiliki keluhan sulit bernapas akibat alergi, maka berlari di dalam lingkungan dengan iklim yang terkontrol dapat mengurangi gejala alergi akibat suhu rendah, suhu lembap, dan penyebab lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement