MENJADI orang disabilitas yang memiliki kebutuhan khusus, memang tidak bisa dijadikan alasan untuk membuat diri menjadi malas dan tidak bisa bekerja normal seperti orang-orang pada umumnya.
Karena sejatinya, para penyandang disabilitas pun bisa memiliki profesi normal seperti orang-orang biasa. Salah satu contohnya ialah dengan menjadi barista, apalagi jika perusahaan tempat bekerja memberikan dukungan nyata yang diaplikasikan dalam metode bekerja.
BACA JUGA:
5 Barista Ganteng Ini Bisa Bikin Cewek Klepek-Klepek! Simak Gaya Kerennya saat Meracik Minuman Kopi!
Profesi Barista Sangat Menjanjikan! Bahkan Ada Jenjang Karirnya Lho!
Inilah yang baru saja dilakoni oleh gerai kopi besar terkenal di dunia, Starbucks, tepatnya Starbucks Amerika. Sebagaimana dikutip Foodandwine, Selasa (29/7/2017) gerai kopi terkenal dengan warna khas hijau ini baru saja menyediakan celemek khusus atau apron spesial untuk para baristanya yang tidak memiliki kemampuan untuk mendengar atau tuli.
Di mana apron spesial yang diberikan kepada kurang lebih 50 barista tersebut hadir dengan tulisan Starbucks dengan versi ejaan American Sign Language (ASL), atau dengan kata lain bahasa isyarat.
Menurut pengumumang yang baru dirilis, apron bertuliskan bahasa isyarat ini hadir dengan tujuan sebagai penanda untuk para pelanggan sekaligus untuk menunjukkan kepercayaan diri sebagai penyandang cacat tuli. Disebutkan lebih lanjut, gerakan ini diawali dari rekomendasi seorang barista tuli Starbucks bernama, Katie Giles yang meminta rekomendasi kepada pihak perusahaan dengan melakukan pertemuan dengan perwakilan resmi Starbucks di kantor pusat Starbucks. Katie mendiskusikan kesulitan yang ia hadapi dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari sebagai seorang barista, dengan keadaaan dirinya yang tuli.
Apron spesial dengan gambar grafis bahasa isyarat ASL ini sendiri diketahui dibuat oleh Angie Foster, yang juga kebetulan seorang penyandang tuli yang membuka bisnis sebuah toko bordir di Frederick, MD. Pihak Starbucks yang diwakili oleh, Marthalee Galeota, sebagai senior diversity specialist menyebutkan bahwa Starbucks sangat senang dengan apron hasil karya Angie.
BACA JUGA:
Barista Tidak Akan Pesan Ini di Coffee Shop
“Karya Angie sangat menakjubkan, kami harap dengan ini bisnis yang ia jalankan semakin lancar,” ungkap Marthalee.
Sementara itu, apron spesial penyandang cacat tuli ini sendiri sebetulnya bukan pertama kalinya hadir. Pasalnya, seperti yang diberitakan juga oleh Food & Wine pada Juli 2016 lalu gerai Starbucks di Kuala Lumpur, Malaysia ternyata sudah mengenakan apron spesial khusus untuk para baristanya yang mengalami kondisi khusus cacat tuli.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.