POP SUGAR: Si Kecil Lagi Malas Makan? "Sogok" Dulu dengan Es Krim Kopyor Spesial
Dalam sehari, Kushendrati mengaku menjual dawet sekitar 45 porsi. Namun saat akhir pekan, jumlah penjualan lebih banyak. Selama ini dirinya terus mempertahankan kualitas dawet, baik dari segi rasa, tampilan hingga bahan baku.
Dia memastikan semua bahan yang digunakan adalah bahan alami. “Gula juga gula asli. Kami tidak mau menggunakan pemanis buatan, sebab kami tidak ingin pelanggan meninggalkan kami,” kata dia.
Selain dawet selasih, di lapak tersebut pembeli juga bisa menikmati es gempol pleret, minuman sejenis dawet dengan isi gempol dan pleret yang terbuat dari tepung beras. Rasa manis es gempol pleret didapatkan dari kuah yang terbuat dari campuran santan dan gula.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.