Profesor Charles mengolah es krim Echinacea dan es krim manis agar mengurangi gejala batuk. Selain itu, es krim ini berwarna hitam sehingga membantu penumpang mengalihkan pikiran mereka dari penerbangan yang panjang. “Warna hitam tentunya berlawanan dengan intuitif seseorang. Kebanyakan penumpang biasanya memikirkan es krim berwarna putih atau pucat,” tutur Profesor Charles seperti yang dikutip dari Telegraph, Jumat (25/8/2017).
Menurut Profesor Charles, warna hitam akan membuat penumpang merasa terkejut dan bernostalgia dengan masa kecil mereka. Sementara, teh hijau dan kue beras mochi lavender bisa mengendurkan saraf penumpang setelah take-off. Kedua menu ini terbukti meningkatkan relaksasi dan kualitas tidur di segala usia. Selain itu, kandungan polifenol yang tinggi dan dikemas dengan antioksida pada teh hijau bisa melawan jet lag.
Menu ini baru dicoba di salah satu maskapai penerbangan asal Inggris, Monarch. Penyajiannya dimulai setelah 30 menit pesawat take off di mana wisatawan akan diberikan campuran teh herbal khusus yang mengandung chamomile, biji adas, dan kelp untuk menghilangkan rasa kembung dan membantu pencernaan. Teh disertai dengan biskuit renyah dan rumput laut dengan cita rasa umami yang manis tapi asin. Bila dikombinasikan dengan rasa lainnya, cita rasa dari makanan ringan itu bisa menghibur dan memuaskan penumpang.