Advertisement
Advertisement

Mengerikan! Begini Ritual Penuh Darah Penebusan Dosa Kaum Syiah

Annisa Aprilia , Jurnalis-Rabu, 23 Agustus 2017 |06:49 WIB
Mengerikan! Begini Ritual Penuh Darah Penebusan Dosa Kaum Syiah
Tradisi Ashura (Foto: Dailymail)
A
A
A

FESTIVAL Ashura menjadi salah satu festival yang cukup esktrem di dunia. Pasalnya, festival diisi dengan menyakiti diri sendiri dengan pisau atau senjata tajam lainnya.

Baca Juga: Hiiiii, Tradisi Paling Menyakitkan di Dunia, Digigit Semut Peluru Ratusan Ekor!

Dalam laman Daily Mail, Rabu (23/8/2017), tampak gambar-gambar yang disajikan sangat menyayat hati. Seorang gadis kecil terlihat tengah bersiap-siap untuk ditorehkan pisau dalam Festival Ashura. Sementara, pada gambar lainnya seorang pria dan anak laki-laki kepala serta wajahnya berlumuran darah setelah menorehkan pisau cukur ke kepala mereka sendiri.

Festival Ashura ternyata merupakan bagian dari ritual penebusan dosa-dosa kaum Muslim Syiah, atas meninggalnya Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad. Tradisi ini membiarkan darah dari para kaumnya mengalir dan sengaja melukai diri agar darah keluar dari badan. Darah dari kaum Muslim Syiah tidak hanya mengalir ke badan, tapi mengalir pula ke jalan-jalan yang dilewati selama parade.

Pada festival berdarah tersebut, Muslim Syiah berkabung selama 10 hari, mencambuk, menyayat dan menorehkan pisau yang telah diikat rantai ke kulit kepala atau punggung mereka, dengan cara seperti ini mereka yakin dosa-dosa dimasa lalu dapat terhapuskan.

(Baca Juga: BACKPACKER DIARY: Menjamah Air Terjun Tersembunyi Tukad Cepung di Bali)

Festival dilaksanakan pada Muharam tepat di hari kesepuluh tersebut, dilakukan oleh Chennai salah satunya, laki-laki yang mengikuti festival Ashura berjalan beriringan dan bersama-sama dengan yang lain sambil menyakiti diri mereka. Dengan berjalan tanpa alas kaki, mereka membawa pisau dan senjata tajam untuk ditorehkan kepala mereka hingga darah keluar dan mengalir melewati wajah.

Tidak hanya itu, selain menorehkan dan menyayat kepala sendiri, kaum Adam yang mengikuti festival berdarah ini juga ada yang mencambuk diri mereka sendiri dengan pisau atau pisau cukur hingga meninggalkan luka sayatan di punggung yang menganga mengerikan.

Selain Chennai, Baghdad dan Irak juga masih melaksanakan festival Ashura. Di Baghdad bahkan festival juga diikuti oleh anak-anak, mereka mencengkram pisau besar di tangan mereka untuk disayatkan ke kepala mereka sendiri. Sementara di Irak, peserta festival membanjiri jalan-jalan kota dengan darah yang mereka keluarkan sendiri

 

Walaupun festival ini diniatkan agar dosa-dosa terhapuskan, akan tetapi beberapa pemimpin agama memandang ritual tersebut tidak memiliki basis dalam sejarah Islam dan justru dapat menciptakan citra negatif karena mendorong orang untuk menyumbangkan darah sebagai penebus dosanya.

 (Baca Juga: BACKPACKER DIARY: Membelah Rimba Sambil Menyusuri Sungai Maron Pacitan)

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement