NAMA besar seperti Prancis, Amerika Serikat, Spanyol, dan Italia tentu tidak perlu diragukan lagi dalam hal mendatangkan turis. Puluhan juta wisatawan mancanegara berkunjung ke negara tersebut setiap tahun.
Jika ada negara dengan kunjungan wisatawan terbanyak, tentu ada pula negara dengan kunjungan wisatawan paling sedikit. Padahal negara-negara tersebut merupakan negara kepulauan yang menawarkan destinasi pulau dan pantai yang indah.
Intip 6 negara kepulauan yang indah namun paling sedikit dikunjungi turis menurut laporan Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) dilansir dari Stuff, Senin (21/8/2017):
Tuvalu

Berada di tengah-tengah antara Selandia Baru dan Hawaii, negara dengan 9 pulau ini merupakan salah satu negara terkecil di dunia dengan populasi 11 ribu jiwa. Meski memiliki keindahan pulau dan pantai, nyatanya Tuvalu hanya dikunjungi 1.000 orang pada 2016. Berbeda dengan tetangganya, Fiji yang dikunjungi banyak turis, Tuvalu tidak memiliki pemandu wisata, operator tur, atau kegiatan wisata yang terorganisir. Sehingga tidak memungkinkan banyak wisatawan untuk datang.
Kiribati

Dahulu namanya Kepulauan Gilbert ketika di bawah pemerintahan Inggris. Namun hingga kini, turis yang datang ke negara di Samudera Pasifik ini tak begitu banyak. Hanya 6.000 turis berkunjung ke 33 pulau atau atol pada 2016. Kiribati sendiri dikenal sebagai negara miskin dengan perawatan kesehatan yang tak cukup baik. Cuaca yang rawan seperti badai, angin topan, hingga banjir membayangi negara ini. Sehingga tak banyak wisatawan yang merelakan keselamatannya ke negara ini meski alamnya bagus.
Sao Tome dan Principe

Sao Tome dan Principe adalah negara terkecil kedua dan paling jarang dikunjungi di Benua Afrika. Sao Tome dan Principe memiliki pantai berpasir putih dan perairan yang biru menawarkan wisata selam yang bagus, dambaan para pencinta pantai. Bahkan Anda juga bisa melihat paus di perairan negara ini. Namun hanya 8.000 turis asing yang berkunjung ke negara ini pada 2016.