Dokter kemudian melakukan tes pada cairan yang merembes dari luka tangan Madison. Dokter terkejut menemukan tingkat pH tinggi, yang mengindikasikan adanya luka bakar kimia.
Rupanya tato henna hitam yang diaplikasikan pada tangan Madison mengandung paraphenylenediamine (PDD) yang cukup tinggi. PPD sendiri merupakan zat kimia beracun, yang banyak ditemui pada produk kecantikan, seperti tabir surya dan pewarna rambut, namun dalam dosis yang sangat kecil.
4 Tradisi Tato Unik dari Mesir hingga Tanah Air
Mau Hapus Tato dengan Laser? Simak Hal yang Harus Diketahui Lebih Dulu!
Penambahan PDD dalam henna menjadi masalah tersendiri pada kesehatan masyarakat. Pasalnya, PDD merupakan zat kimia alergen yang bisa menyebabkan reaksi hipersensitivitas pada anak-anak. Dan, inilah yang menimpa Madison.
"Mereka memutuskan untuk merawat kulit dengan mengelupas kulit yang melepuh, sehingga mereka bisa mengakses kulit yang terbakar di bawahnya," jelas Martin.