Namun, kondisi tersebut berubah total saat Hafiz menginjak usia dua bulan. Dia mengatakan kulit anaknya mulai bermunculan bercak-bercak merah. Mulai dari bagian kepala, tangan, hingga menyebar ke beberapa bagian tubuh.
Pria yang keseharian bekerja sebagai kuli angkut di kampungnya, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar itu sempat membawa anaknya ke dokter kulit di Pekanbaru. Tiga kali pengobatan, anaknya berangsur membaik. "Dokter saat itu bilang hanya penyakit kulit biasa dan bisa sembuh," katanya lagi.
Namun ternyata sakit bercak-bercak merah kembali lagi. Parahnya lagi, kulit anaknya tersebut justru melepuh dan mengelupas. Kendala biaya memaksa Musdianto tidak lagi membawa anaknya ke dokter melainkan ke orang pintar di kampungnya. Dia mengaku setelah dibawa ke orang pintar, anaknya sempat kembali pulih sebelum kemudian justru kembali memburuk.
"Pada saat kondisinya semakin parah, ada warga kampung kami yang mengambil fotonya dan pasang di 'Facebook'. Sejak itu banyak yang bersimpati, termasuk bapak camat kami yang membawa ke RSUD ini," tuturnya.