SETIAP daerah selalu memiliki kawasan kota tua bekas penjajahan kolonial Belanda. Gedung-gedung tua bersejarah pun menjadi daya tarik tersendiri salah satunya Kota Tua Ampenan di Lombok.
Kota Tua Ampenan ini tahun 1928 menjadi salah satu tempat penting orang Belanda. Destinasi yang berdekatan dengan laut, membuat Belanda menjadikan kota tua ini sebagai pelabuhan utama di Lombok.
(Baca Juga: Uji Adrenalin Sambil Main River Tubing di Sungai Amprong, Yuk!)
(foto: Tentry Yudvi/Okezone)
Saat itu aktivitas pelabuhan sangat sibuk apalagi kurasan-kurasan harta kekayaan alam indonesia banyak dirampok oleh bangsa lain. Orang pribumi menjadi budak mereka untuk menguras kekayaan baik di atas mau pun di bawah laut.