(Baca Juga: Pengaturan Kapal Pesiar Akan Dibuat Pasca-Kerusakan Terumbu Karang Raja Ampat)
Praktisi hukum yang juga tokoh NTT, Gabriel Mahal salah seorang yang prihatin atas rusaknya ekosistem terumbu karang di Labuan Bajo. Bahkan, dia sudah melaporkan kejadian ini kepada Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.
Gabriel mengatakan, satu kapal yang memuat wisatawan tabrak batu karang di belakang Pulau Padar di dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Menurut dia, kapal itu tidak hanya bocor, dan membuat tidak nyaman wisatawan, parahnya lagi merusak terumbu karang.
(foto: Istimewa)
"Dugaan lemahnya pengawasan dan perizinan terhadap kapal-kapal di Labuan Bajo yang berdampak pada masalah kelayakan laik laut kapal, kompetensi kapten kapal, dan kontrol lalu lintas barang legal dan ilegal. Beberapa waktu terakhir sudah terjadi tiga kapal tenggelam," kata Gabriel, Senin (14/8/2017).
(Baca Juga: Labuan Bajo Kini Jadi Destinasi Terfavorit di Indonesia)