Jangan Buang Percuma Waktu Senggang, Olesi SPF ke Telinga untuk Kurangi Risiko Kanker Kulit
Mengetahui hasil diagnosa dokter, wanita 25 tahun ini merasa sangat hancur. Ia tak punya pilihan lain selain menjalani operasi. Rupanya sel kanker yang awalnya hanya sebesar jerawat, perlahan kian membesar hingga memakan bagian hidungnya. Tak lama berselang, dokter pun menemukan bintik-bintik yang merupakan sel kanker tambahan pada bagian pipi, bibir, dan beberapa bagian hidungnya.
Pasca operasi, dokter sempat membuat hidung palsu menggunakan tulang rawan telinga dan kulit yang berasal dari kepala Marisha. Perlahan tapi pasti, ia pun berangsur sembuh. Berkat perawatan medis, kini Marisha dinyatakan sudah bebas kanker. Namun, ia harus menerima kenyataan bahwa wajahnya telah rusak.
"Aku beruntung masih diberi kesempatan untuk hidup sampai sekarang," ujar Marisha, sebagaimana dilansir Allure, Senin (14/8/2017).
Akibat kanker kulit yang dialami, Marisha masih harus menjalani sejumlah perawatan medis. Misalnya, merekonstruksi kembali bagian mulut dan delapan giginya yang tanggal. Hal ini dilakukan agar Marisha tetap bisa berbicara dan makan, lantaran sel kanker yang telah lebih dulu menggerogoti bagian tulang rahangnya.