"Selama sepekan terakhir ini juga ada beberapa agenda kegiatan yang mendatangkan tamu-tamu dari luar daerah. Okupansi hotel jadi meningkat tajam," katanya.
Ekonomi Jember langsung berdetak sangat kencang. Total kamar hotel di Jember yang berjumlah 2.000 kamar tak lagi bisa menampung wisnus, wisman dan ribuan fotografer dalam dan luar negeri.
(Baca Juga: JFC Harumkan Indonesia di Pentas Dunia)
Peningkatan 600 kamar dari tahun 2016 tetap tak bisa mengimbangi lonjakan wisatawan yang datang ke Jember. "Tahun ini banyak hotel baru. Di 2016 baru 1.400 kamar, sekarang 2.000 kamar, tetap saja kurang," katanya.
Informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah hotel bintang 4 seperti Aston dan beberapa hotel bintang tiga seperti Hotel Panorama, Hotel Royal, dan Cempaka Hill juga ikutan panen raya. Tamu yang menginap bahkan sudah memesan kamar jauh-jauh hari untuk menyaksikan JFC.