(Baca Juga: Surga "Hijau" di Kota Pahlawan, dari Taman Sakura hingga Hutan Bambu)
Kemudian darah tersebut dioleskan ke rambut dan kulit anggota keluarga yang ditinggalkan. Mereka percaya darah dapat mentransfer kekuatan dari jenazah untuk keluarganya.
Setelah itu anggota tubuh lainnya seperti kaki, tangan, bokong hingga paha akan disayat untuk mengeluarkan lemak. Sementara alat vital dan anus dijahit agar mencegah pembusukan ketika dijadikan mumi.
(foto: Instagram/@danianatalie)
(Baca Juga: Pulau Piano, Tempat Pertama Musik Klasik nan Romantis Dimainkan)