Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Mengalami Nyeri Bahu dan Tendon, Apa Penyebabnya?

Dewi Kania , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2017 |17:29 WIB
Sering Mengalami Nyeri Bahu dan Tendon, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi (Foto: Familydoctor)
A
A
A

DALAM kehidupan sehari-hari seseorang dapat saja mengalami nyeri sendi dan nyeri otot. Biasanya sakitnya terjadi di bagian bahu, lengan, hingga bagian tendon.

Dijelaskan Spesialis Ortopedi dari RS Pondok Indah Jakarta dr Iman Widya Aminata SpOT menjelaskan, setiap bagian tulang pasti disertai dengan sendi dan otot. Ini dapat membantu untuk menguatkan dan meringankan aktivitas.

"Bagian bahu dan tendon paling sering mengalami nyeri. Apalagi jika pelumasnya habis menjadi tidak fleksibel," kata dr Iman saat ditemui di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Kamis (3/8/2017). (Baca Juga: Oh...Ternyata Ini 5 Penyebab Anda Mengalami Nyeri Sendi)

Lebih lanjut, dr Iman menyebutkan penyebab terjadinya nyeri tersebut. Simak ulasannya berikut ini yang dirangkum Okezone.

Nyeri bahu

Di bagian bahu dibentuk oleh tulang dan otot yang fleksibel. Saat pelumasnya habis, Anda bisa sering mengalami rasa nyeri. (Baca Juga: Ini Loh Bagian Tubuh yang Sering Alami Nyeri Sendi)

Apalagi ketika bahu Anda mendapatkan beban berat. Sendi bisa kehilangan fleksibilitasnya dengan otomatis. (Baca Juga: Nyeri Tulang Belakang hanya Bisa Ditoleransi 3 Minggu Loh, Ini Kata Ahlinya!!)

Akibatnya aktivitas Anda terganggu karena nyeri bahu. Biasanya nyeri bahu terjadi akibat membawa tas ransel berat, membawa tas jinjing yang biasa dilakukan oleh wanita, dan lainnya.

"Jadi semua struktur sumber bahu bisa menyebabkan nyeri, baik tulang otot ligamen dan kapsul. Ini bisa dicegah dengan berhati-hati dan menghindari beban berat," kata dr Iman.

Nyeri tendon

Tendon di bagian lutut kaki juga kerap mengalami nyeri. Persendian dan ototnya bisa juga kehabisan pelumas. Biasanya hal ini sering dialami oleh para atlet. Jika aktivitas gerak terlalu padat, menyebabkan pelumasan habis. (Baca Juga: Nyeri Tulang Bisa Menandakan Kemungkinan Kanker Tulang?)

Pada akhirnya, Anda juga bisa mengalami peradangan tendon dan pengapuran yang memicu nyeri terus-menerus. Untuk deteksi dini, Anda bisa melakukan tes kekuatan tulang supaya tak berujung fatal.

Seseorang yang mengalami peradangan tendon biasanya mengalami kekakuan dan mengakibatkan sulit gerak. Apalagi hal ini terjadi setelah bangun tidur.

"Penyebab peradangan juga terkadang terjadi karena ada kalsium yang mengendap. Belum lagi kalau terjadi perobekan, sehingga menyebabkan rasa sakit yang bisa mengganggu aktivitas," simpul dr Iman.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement