ANGELINA Jolie merupakan salah seorang selebriti Hollywood yang cukup blak-blakan mengenai kabar kesehatan pribadinya. Salah satu kabar yang cukup mengejutkan adalah terkait menopause dini. Lalu, yang teranyar adalah Jolie sempat mengidap penyakit Bell's Palsy atau kelumpuhan wajah.
Penyakit ini menyerang saraf di wajah, yang mana akhirnya satu sisi wajah Jolie melemah. Jolie pun mengaku, akupunktur menjadi solusi dalam menangani masalah ini. (Baca Juga: Gigi Sensitif Bisa Menyerang Anak, Kenali Ciri dan Cara Mencegahnya)
Salah satu penyebabnya dikatakan Jolie adalah masalah dalam rumah tangganya dengan Brad Pitt. Selain stres dan menopause, dia juga mengaku mengidap hipertensi yang cukup berat. Dari masalah itu lah diketahui menjadi penyebab Bell's Palsy dalam tubuhnya.
"Tekanan itu begitu besar. Sebagai seorang ibu, saya harus memprioritaskan anak-anak lebih dulu, kemudian baru kesehatan saya sendiri," kata Jolie dalam sebuah wawancara. Dia melanjutkan, pasca kasus itu terjadi, dirinya menganggap hidupnya telah selesai. Makanya, penyakit itu muncul setelah itu.
Tapi, sebetulnya, apa itu Bell's Palsy? Apakah berbahaya? Dilansir dari Dailymail, Bell's Palsy menyebabkan kelemahan sementara atau kelumpuhan otot di satu sisi wajah. Hal ini juga dapat memengaruhi sensitivitas penderita terhadap kebisingan dan memengaruhi "mood" mereka. (Baca Juga: Bobot Bapak 3 Anak Membengkak hingga 312 Kg, Setiap Harinya Minum 2 Liter Soda & Makan Burger)
Kondisi ini sebetulnya dirasakan sekira 40.000 orang Amerika setiap tahunnya. Ada beberapa faktor penyebab kenapa penyakit ini bisa hinggap di tubuh Anda. Salah satunya adalah oleh trauma atau kerusakan saraf kranial ketujuh, saraf yang mengendalikan otot di wajah Anda. Namun, sejauh ini, penyebab pasti Bell's Palsy belum diketahui. (Baca Juga: Waspada, Bahaya Mengintai Bagi Anda yang Suka Makan Siang di Meja Kerja)
Terkait dengan siapa saja yang memiliki risiko tinggi penyakit ini, ternyata anak di bawah usia 15 tahun dan orang dewasa berusia di atas 60 tahun. Kelompok berisiko tinggi lainnya adalah wanita hamil, penderita diabetes, dan orang-orang yang menderita flu.
Namun, masalah ini juga biasanya dikaitkan dengan infeksi virus seperti meningitis atau virus herpes simpleks 1, yang menyebabkan luka dingin. Dokter yakin virus tersebut bisa menyebabkan saraf wajah menjadi meradang, membatasi aliran oksigen ke wajah, dan memberi tekanan pada otot. Alhasil, terjadi pelemahan pada satu sisi wajah. (Baca Juga: Bisa Menyebabkan Kanker Hati, Ketahui Cara Penanganan Setiap Jenis Hepatitis)
Bila melihat kembali kondisi yang dialami Jolie, yaitu hipertensi, stres, dan menopause, ternyata 3 masalah itu memang bisa meningkatkan risiko terjadinya Bell's Palsy. Bila dijabarkan satu-satu, sebagai berikut:
Hipertensi
Angelina Jolie sendiri mengatakan bahwa dia menduga bahwa hipertensi yang baru didiagnosis adalah salah satu hal yang memicu Bell's palsy-nya. Kondisi tersebut ditandai dengan tekanan darah tinggi yang tidak normal. Jolie saat itu kondisi tekanan darahnya di atas 140/90. Hal ini merupakan salah satu faktor risiko utama stroke dan kondisi jantung.
Kondisi demikian juga memberi tekanan kuat pada pembuluh darah dan saraf. Meskipun bukan penyebab Bell's palsy yang paling umum, dokter mengatakan kondisi tersebut punya peranan penting juga dalam menyebabkan Bell's Palsy.
Menopause
Aktris ini juga menyatakan bahwa menopause-nya memperburuk keadaan tubuhnya. Alhasil, risiko pun semakin tinggi. Pada usia 42, Jolie sudah mengalami menopause, keadaan tersebut tentu jauh lebih muda dari rata-rata perempuan menopause. Pada kebanyakan perempuan, mereka berhenti menstruasi antara usia 48 dan 55 tahun.
Menopause biasanya bukan penyebab Bell's palsy; Kasus jarang terjadi. Namun, para ahli memeringatkan bahwa stres dan fluktuasi hormonal dapat memberi tekanan yang tidak semestinya pada sistem saraf, yang dapat memengaruhi saraf wajah.
Stres
Meski bukan faktor pendorong Bell's, diketahui stres dapat meningkatkan risiko seseorang terkena masalah ini. Jolie telah berterus terang tentang kepedihan perceraiannya dan ketegangan yang terjadi pada hidupnya.
Dari pernikahannya dengan Brad Pitt, Jolie dikaruniai 6 anak: Maddox, 15; Pax, 13; Shiloh, 11; Zahara, 12; Dan kembar Vivienne dan Knox, 9.
Dalam surat cerainya tahun lalu, Jolie mengatakan bahwa pasangan tersebut telah mengalami perbedaan yang tidak dapat diperbaiki. Salah satunya dengan menuduh Pitt mengonsumsi terlalu banyak ganja dan menjadi orang yang kejam.
Dalam wawancaranya dengan Vanity Fair, Jolie mengungkapkan kesulitannya dalam mengasuh anak tunggal setelah perpisahan mereka. Dan itu juga yang akhirnya membuat dia stres dan memicu terjadinya kondisi tersebut.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.